Senin, 12 Okt 2020 16:35 WIB

Masih Ada Pasien COVID-19 yang Dipungut Biaya Perawatan? Ini Saran Kemenkes

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus positif COVID-19 di ibu kota disebut kini alami perlambatan yang signifikan. Hal itu beri semangat baru bahwa Indonesia dapat bangkit lawan Corona. Masih ada pasien COVID-19 yang dibebani biaya perawatan? Ini saran Kemenkes. (Foto: Antara Foto)
Jakarta -

Pasien COVID-19 yang melakukan perawatan baik isolasi mandiri maupun rawat inap biayanya ditanggung pemerintah. Namun, bagaimana jika ada pasien COVID-19 yang nyatanya dibebani biaya perawatan?

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan dr Rita Rogayah SpP (K) MARS menjelaskan pembiayaan pasien COVID-19 dipastikan gratis. Hal ini disebutnya sudah disosialisasikan sejak awal.

"Untuk masalah pembiayaan memang sudah ditegaskan semua pasien yang dirawat, pasien dan keluarganya tidak dibebani dengan biaya," sebut dr Rita dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Senin (12/10/2020).

"Ini kami sudah sampaikan dan sosialisasikan kalau seandainya terjadi mungkin saja rumah sakitnya tidak tau," kata dr Rita.

Jika ada pasien COVID-19 yang nyatanya harus membayar biaya perawatan, hal ini bisa segera dilaporkan. Dilaporkan kepada dinas kesehatan setempat.

"Atau memang ada hal-hal yang bisa terjadi keluarga pasien harus membayar ini bisa dipantau oleh dinkes, dan kalau ada keluarga yang merasa kok saya COVID-19 tapi beban pembiayaannya harus ditanggung oleh keluarga bisa melapor ke dinas kesehatan setempat," pungkasnya.



Simak Video "Ahli Buktikan Remdesivir Percepat Kesembuhan Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)