Jumat, 16 Okt 2020 14:51 WIB

Prancis Catat Rekor Baru 30 Ribu Kasus Selama 24 Jam, Apa yang Terjadi?

Ayunda Septiani - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Hanya dalam waktu 24 jam, Prancis mencatat lebih dari 30 ribu kasus baru COVID-19. Penambahan ini menjadi rekor tertinggi usai sebelumnya 'berhasil' menekan kasus COVID-19.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex menghimbau warganya untuk kembali serius menghadapi pandemi Corona. Hal ini ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya.

"Kita semua memiliki, di dalam diri kita, kemungkinan, melalui perilaku kita, untuk melindungi kita, untuk melindungi orang lain dan untuk memperlambat sirkulasi virus", tulisnya, dikutip dari Euro News.

Apa yang terjadi di Prancis?

Peningkatan kasus COVID-19 di Prancis terjadi seiring melonjaknya negara-negara Eropa lain belakangan ini. Salah satu pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa, Dr Hans Kluge, mengatakan tingkat kematian di Eropa termasuk Prancis bisa empat kali lebih tinggi pada awal tahun mendatang jika pandemi tidak ditangani secara serius.

Lebih lanjut ia memperkirakan bahwa 280 ribu nyawa dapat diselamatkan di Eropa pada Februari, jika 95 persen orang memakai masker dan mematuhi aturan ketat soal pertemuan sosial.

"Epidemi yang berkembang di Eropa menimbulkan kekhawatiran besar," jelasnya pada Kamis (15/10/2020).

Pembatasan kembali diperketat

Prancis memberlakukan keadaan darurat selama empat minggu dimulai dari Sabtu (17/10/2020). Jam malam juga akan dimulai diberlakukan di 8 wilayah dan kota terbesar di Prancis tempat kasus aktif Corona tersebar termasuk Paris, Ile-de-France, Lille, Grenoble, Lyon, Aix-Marseille, Montpellier, Rouen, Saint-Etienne dan Toulouse.



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)