Senin, 19 Okt 2020 21:18 WIB

Pesan Jokowi: Vaksin Gratis Urusan Menkes, Berbayar Urusan BUMN

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Female doctor holding a syringe Virus Corona COVID-19 (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa vaksin AstraZeneca akan diterima di Indonesia pada bulan April 2021 mendatang. Ia meminta hal-hal yang berkaitan dengan vaksin harus disiapkan dengan matang.

Hal ini juga berkaitan dengan penanggung jawab dalam pengadaan vaksin bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, ini adalah hal yang sangat penting untuk dirumuskan.

"Kalau menurut saya, vaksin yang gratis untuk rakyat itu urusannya Menteri Kesehatan. Untuk yang mandiri, berarti bayar itu urusannya BUMN," kata Presiden Jokowi dalam siaran live di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/10/2020).

"Kalau nggak seperti ini nanti siapa yang tanda tangan menjadi tidak jelas, siapa yang tanggung jawab," lanjutnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta diadakan training atau pelatihan terkait distribusi vaksin. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting dilakukan karena vaksin membutuhkan penanganan tertentu.

"Jangan menganggap enteng. Ini bukan hal yang mudah, training membawa vaksin, training menaruh vaksin. Karena ini dalam jumlah yang banyak. Vaksin ini harus mendapat treatment dan perlakuan yang spesifik, karena tiap vaksin berbeda-beda," jelasnya.



Simak Video "Pondasi Utama Pecegahan Corona Sebelum Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)