Selasa, 20 Okt 2020 10:30 WIB

Hasil Uji Klinis Tahap Akhir di Brasil Sebut Vaksin Corona Sinovac Paling Aman

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Hasil uji klinis tahap akhir di Brasil menyebut vaksin Corona Sinovac paling aman. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech disebut memberikan hasil yang memuaskan dalam uji klinis tahap akhir di Brasil.

Institut Butantan Sao Paulo, salah satu pusat penelitian biomedis terkemuka Brasil, yang melakukan uji Fase 3, mengatakan vaksin dua dosis CoronaVac, terbukti aman dalam uji coba yang sejauh ini melibatkan 9.000 sukarelawan.

Namun Direktur Butantan Dimas Covas mengatakan data tentang seberapa efektif vaksin itu tidak akan dirilis sampai uji coba selesai pada semua dari 13.000 sukarelawan.

"Hasil pertama dari studi klinis yang dilakukan di Brasil membuktikan bahwa di antara semua vaksin yang diuji di negara itu, CoronaVac adalah yang paling aman, dengan tingkat terbaik dan paling menjanjikan," kata Gubernur Sao Paulo Joao Doria, dikutip dari Reuters.

Covas mengatakan peneliti akan terus memantau peserta dalam uji coba yang sedang berlangsung. Ini adalah rangkaian hasil uji klinis global Tahap 3 Sinovac pertama, yang juga dilakukan di Turki dan Indonesia.

Ia juga mengatakan tidak ada efek samping yang parah terhadap vaksin tersebut. Sekitar 20 persen dari relawan melaporkan nyeri ringan akibat suntikan. Sementara 15 persen melaporkan sakit kepala setelah dosis pertama, turun menjadi 10 persen untuk dosis kedua. Kurang dari 5 persen melaporkan mual atau kelelahan, dan bahkan lebih sedikit yang mengalami nyeri otot.

Sekretaris kesehatan negara bagian São Paulo, Jean Gorinchteyn, mengatakan vaksin tersebut tampaknya menghasilkan pelindung. San Paulo berharap mendapatkan persetujuan regulasi untuk CoronaVac pada akhir tahun untuk mulai menginokulasi populasinya pada awal 2021, dalam program vaksinasi pertama di Amerika.

São Paulo menandatangani kesepakatan dengan Sinovac untuk membeli 60 juta dosis vaksin pada akhir Februari 2021.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)