Selasa, 20 Okt 2020 14:45 WIB

Sempat Sukses Tangani COVID-19, Negara Ini Hadapi Gelombang 'Tsunami' Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
A doctor walks in a disinfection tunnel outside an ambulance dedicated to COVID-19 patients in the Clinic for Infectious Diseases during the ongoing Coronavirus pandemic, in Pristina, Kosovo, Monday, Sept. 21, 2020. (AP Photo/Visar Kryeziu) Sempat dipuji sukses atasi Corona, negara ini hadapi gelombang 'tsunami' COVID-19. (Foto ilustrasi: AP/Visar Kryeziu)
Jakarta -

Corona kembali mengganas di Eropa. Beberapa negara kembali mencatat lonjakan kasus COVID-19, salah satunya Belgia.

Menteri Kesehatan Federal Belgia Frank Vandenbroucke bahkan menyebut kehilangan kendali atas gelombang baru COVID-19.

"Belgia hampir kewalahan oleh 'tsunami' infeksi COVID-19," jelasnya, dikutip dari The Guardian.

Frank menyebut warga Belgia perlu merubah perilaku dengan cepat. Hal ini dikarenakan negara semakin memburuk karena pandemi COVID-19 terlebih dalam kapasitas RS.

"Jika terus meningkat, jumlah rawat inap akan sedemikian rupa sehingga kami harus menunda lebih banyak perawatan non-COVID-19, yang juga sangat berbahaya. [Pemerintah] hanya memiliki satu pesan untuk publik: lindungi diri Anda, lindungi orang yang Anda cintai, agar tidak tertular," sebutnya.

Belgia sempat dipuji sukses kendalikan gelombang COVID-19

Bulan lalu, sekretaris kesehatan Inggris, Matt Hancock, menunjuk Belgia sebagai model penanganan infeksi gelombang kedua yang tepat. Hal ini dinilai karena jumlah kasus COVID-19 di Belgia sebelumnya dapat ditekan Agustus lalu.

Hancock menilai kebijakan Belgia untuk membatasi interaksi orang telah efektif saat ia berusaha meyakinkan publik Inggris tentang aturan di Inggris. Namun, angka di Belgia telah melonjak sejak September, ketika orang dewasa kembali bekerja dan murid kembali ke sekolah setelah liburan musim panas mereka.

"Antara tanggal 9 dan 15 Oktober, rata-rata 7.876 infeksi baru sehari dilaporkan, meningkat 79 persen dari minggu sebelumnya," demikian laporan The Guardian.



Simak Video "Cara Mudah Bantu 'Memulihkan' Dunia dari Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)