Rabu, 21 Okt 2020 07:00 WIB

Jaksel-Jaktim Keluar, Ini 32 Wilayah yang Masih Masuk Zona Merah COVID-19

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Warga melintas di dekat mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili umat beragama di Indonesia di kawasan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/6/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu  pencegahan dan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww. Jakarta Selatan dan Jaktim tak lagi zona merah, ini daftar 32 zona risiko tinggi COVID-19. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta -

Corona di Indonesia masih mencatat kasus baru COVID-19 lebih dari 3 ribu kasus. Total akumulatif kasus Corona hingga saat ini sudah melampaui 350 ribu kasus yaitu 368.842 kasus COVID-19.

Jika dibandingkan pekan lalu, zona merah atau wilayah yang masuk risiko tinggi berkurang jauh. Pekan lalu, 11 Oktober, ada 53 wilayah yang masuk zona risiko tinggi.

Sementara itu, berdasarkan laporan covid19.go.id yang dihimpun 18 Oktober 2020 ada 32 wilayah yang masih masuk zona merah. DKI Jakarta hanya mencatat 2 wilayah yang masuk zona merah atau risiko tinggi.

Berikut daftar 32 wilayah di Indonesia yang masih masuk zona merah atau risiko tinggi COVID-19.

Sumatera Selatan

  • Kota Lubuklinggau

Sumatera Barat

  • Kota Padang

Sulawesi Tenggara

  • Kota Kendari
  • Konawe
  • Kolaka
  • Konawe Utara

Sulawesi Tengah

  • Kota Palu

Sulawesi Selatan

  • Kota Palopo

Sulawesi Barat

  • Mamuju Utara

Riau

  • Kota Pekanbaru
  • Kampar
  • Bengkalis

Papua Barat

  • Manokwari

Papua

  • Nabire

Lampung

  • Kota Bandar Lampung

Kepulauan Riau

  • Kota Batam

Jawa Tengah

  • Batang
  • Pati
  • Kendal
  • Wonosobo

Jawa Barat

  • Bekasi
  • Kota Cirebon

DKI Jakarta

  • Jakarta Barat
  • Jakarta Utara

Banten

  • Kota Tangerang Selatan

Aceh

  • Aceh Tamiang
  • Kota Subulussalam
  • Bireuen
  • Kota Langsa
  • Aceh Utara
  • Bener Meriah


Simak Video "4 Sanksi Perda DKI Jakarta soal Penanggulangan Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)