Rabu, 21 Okt 2020 19:00 WIB

Sederet Gejala Tak Biasa yang Dialami Pasien COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ilustrasi virus Corona Virus Corona COVID-19. (Foto: Dok. NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases))
Topik Hangat Fenomena Long COVID-19
Jakarta -

Gejala COVID-19 yang paling umum terjadi adalah demam, batuk, sesak napas, dan hilangnya indra penciuman atau perasa. Namun, seiring berjalannya waktu, para ahli mulai menemukan adanya gejala lain yang tak biasa dirasakan pasien.

Beberapa gejala tersebut, di antaranya adalah mata merah, gangguan pendengaran, dan pembekuan darah. Para peneliti pun hingga kini masih terus meneliti COVID-19.

Dirangkum detikcom, berikut sederet gejala yang tak biasa dirasakan oleh pasien COVID-19.

1. Sakit perut

Diduga COVID-19 tak hanya menyerang sistem pernapasan. Pasalnya, para peneliti telah menemukan virus Corona bisa mempengaruhi banyak sistem tubuh, termasuk usus, atau sistem pencernaan.

"Kami menemukan bahwa diare dan muntah adalah gejala yang dilaporkan oleh beberapa anak, dan saya pikir menambahkannya ke daftar gejala yang di kini diketahui perlu dipertimbangkan," ucap Dr Tom Waterfield dari Universitas Belfast yang dikutip dari Daily Star.

2. Mata merah

Sejumlah pasien COVID-19 mengalami mata merah atau konjungtivitis saat terinfeksi virus Corona. Secara umum, konjungtivitis disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri yang menular di konjungtiva mata, selaput yang menutupi bola mata dan garis kelopak mata.

3. Sakit kepala

Sejumlah pasien COVID-19 mengeluh sakit kepala saat pertama kali dinyatakan positif Corona. Tak hanya itu, beberapa pasien juga mengaku masih mengalami sakit kepala setelah dinyatakan pulih.

"Kami melihat sekelompok kecil orang yang memiliki gejala sakit kepala yang berkepanjangan setelah penyakit akut setelah sembuh," kata ahli saraf Valeriya Klats, MD.

4. Rambut rontok

Meski sulit dipahami penyebabnya, tetapi rambut rontok tampaknya bisa menjadi gejala lain pasien COVID-19.

Beberapa pakar berpendapat, kondisi ini terjadi karena proses alami saat tubuh melawan infeksi. Namun, rambut rontok juga bisa disebabkan oleh banyak hal selain virus, misalnya, karena faktor stres.

5. Gangguan pendengaran

Sebuah survei di Inggris menemukan, satu dari 10 pasien COVID-19 mengeluh mengalami gangguan pendengaran atau tinnitus dan berlangsung hingga delapan minggu.

6. Kebingungan

Menurut Mayo Clinic, orang berusia tua yang mengidap COVID-19 dapat mengalami disorientasi atau kebingungan. Namun, ini bukanlah hal yang aneh, karena seringkali kebingungan atau perubahan perilaku adalah tanda pertama infeksi virus atau bakteri pada lansia.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mata Pink Mike Pence Jadi Trending Usai Debat Cawapres AS"
[Gambas:Video 20detik]
Topik Hangat Fenomena Long COVID-19