Rabu, 21 Okt 2020 21:44 WIB

Korsel Sebut Kematian 9 Warga Tak Terkait Vaksin Flu

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Female doctor holding a syringe Sebanyak 9 warga Korsel meninggal setelah disuntik vaksin flu (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Sebanyak 9 warga Korea Selatan meninggal usai menjalani suntik vaksin flu dalam sepekan. Pejabat kesehatan mengatakan kematian tersebut diduga disebabkan oleh adanya kondisi yang diidap.

Sebanyak 5 kematian terjadi pad Rabu (21/10/2020), namun pemerintah Korea Selatan tidak berencana menghentikan vaksinasi kecuali terbukti ada kaitan.

"Kami telah meninjau apakah tepat melanjutkan vaksinasi atau sebaiknya menunda dan menunggu hasil," kata pejabat kesehatan Kim Joong-gon, dikutip dari Channelnewsasia, Rabu (21/10/2020).

"Kami sampai pada kesimpulan bahwa kematian tidak ada hubungan langsung dengan vaksinasi yang diberikan berdasarkan data terbatas yang kami punya tanpa laporan post mortem yang detail," jelasnya.

Menurut Kim, investigasi awal ada 6 korban menunjukkan 5 di antaranya memiliki kondisi penyerta.

Vaksin flu di Korea Selatan disuplai oleh beberapa perusahaan farmasi, termasuk LG Chem dan Boryung Biopharma. Kepada Reuters, Boryung mengatakan telah mengetahui laporan kematian namun belum memberikan komentar.

Sementara itu LG Chem akan mengikuti saran pemerintah.



Simak Video "Harga Vaksin COVID-19 Moderna Berkisar Rp 350 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)