Jumat, 23 Okt 2020 18:34 WIB

Sederet Hoax Soal Cara Bunuh Corona yang Tak Perlu Dipercaya Lagi

Ayunda Septiani - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Sederet hoax soal cara bunuh virus Corona. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Virus Corona COVID-19 menyebar luas ke berbagai negara di seluruh dunia. Namun, tidak sedikit informasi hoax yang beredar terkait cara membunuh virus Corona.

Salah satunya soal suhu tinggi yang disebut bisa membunuh virus Corona. Kamu mungkin pernah mendengar tentang beberapa kemungkinan metode terkait suhu panas bisa membunuh virus Corona.

Dikutip dari laman Healthline, memaparkan tubuh pada suhu yang tinggi tidak dapat mencegah COVID-19.

Memaparkan tubuh dalam suhu tinggi seperti mandi air panas, duduk di dalam sauna, menggunakan pengering rambut, metode ini tidak mungkin menghasilkan suhu yang diperlukan untuk membasmi virus SARS-CoV-2 secara efektif.

Alih-alih membunuh virus, melakukan metode tersebut justru bisa membahayakan tubuh, terutama pada suhu yang lebih tinggi dan berpotensi membakar atau bisa melepuhkan kulit.

Mungkin kamu juga pernah mendengar bahwa cuaca yang hangat dan sinar UV dapat membunuh kuman termasuk virus. Namun, berjemur untuk mencegah COVID-19 bukanlah ide yang baik.

Jenis sinar UV di bawah sinar matahari (sinar UVA dan UVB) tidak efektif dalam membunuh kuman. Selain itu, paparan sinar matahari dalam waktu lama dapat menyebabkan kerusakan kulit, kulit terbakar, dan kemungkinan kanker kulit.

Untuk mencegah SARS-CoV-2 di rumah, fokuslah untuk mendesinfeksi permukaan dengan sentuhan tinggi secara teratur, dan mencuci tangan setelah berada di tempat umum.



Simak Video "Tips Aman Berkegiatan Sehari-hari Agar Bebas Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)