Sabtu, 24 Okt 2020 06:37 WIB

27 Bumil di Magelang Terkonfirmasi Positif COVID-19

Eko Susanto - detikHealth
Ilustrasi wanita hamil pakai masker Ilustrasi ibu hamil (Foto: Getty Images/iStockphoto/torwai)
Magelang -

Sebanyak 27 ibu hamil (bumil) yang tersebar di wilayah Kabupaten Magelang terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka yang terkonfirmasi ini ada yang sudah sembuh maupun masih dalam proses penyembuhan.

Adapun 27 bumil yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Magelang ini berdasarkan hasil swab masif. Swab masif tersebut dilakukan dari 7 September sampai dengan 21 Oktober 2020 dengan sasaran lansia, bumil, komorbid, kontak erat, nakes dan pelaku perjalanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti mengatakan, sampai hari ini ada 27 bumil yang positif Corona. Bumil yang terkonfirmasi positif COVID-19 ini sudah ditangani. Penanganan tersebut dilakukan baik terhadap bumil maupun calon bayinya.

"Ini sampai hari ini ada 27 yang positif. Ini, Insya Allah sudah kita tangani, tetap kita upayakan yang bersangkutan bisa tetap aman kondisi kesehatannya secara umum maupun aman bagi calon bayinya," kata Retno dalam konferensi pers di Ruang Command Center Pusaka Gemilang Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jumat (23/10/2020).

Bumil tersebut, katanya, ada yang sembuh, namun ada yang masih dalam proses penyembuhan.

"Masih proses, belum. Berapa yang masih proses," ujarnya.



Mengantisipasi libur panjang pada akhir bulan ini, kata Retno, jogo tonggo untuk mewaspadai para pemudik yang berasal dari zona merah atau daerah berisiko tinggi penularan COVID-19.

"Kalau ada tamu yang pulang mudik, betul-betul dikawal, misalnya dari zona-zona merah atau daerah berisiko tinggi, harapannya betul-betul bisa diantisipasi, dikawal untuk keamanannya," ujarnya.

Dalam libur tersebut, nanti dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang akan bergabung dalam Posko Terpadu bersama dengan yang lainnya. Untuk itu, saat ini sedangkan dipikirkan melakukan rapid test secara acara terhadap para pendatang yang menuju di Kabupaten Magelang.

"Kita sedang berpikir, apakah nanti bisa kita lakukan rapid test di posko terpadu ini untuk pendatang walaupun tidak semua pendatang, acak. Kita sampling, kita siapkan sebagai gambaran bagaimana profil COVID-19 dari para pendatang. Kalau ada yang reaktif, itu segera kita rujukan ke puskesmas terdekat," ujarnya.



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)