Sabtu, 24 Okt 2020 14:03 WIB

Terpopuler Sepekan

Relawan Uji Vaksin COVID-19 Meninggal, Dokter Muda 28 Tahun

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Virus corona: Para pemimpin dunia sepakat galang Rp120 triliun demi ciptakan vaksin virus corona Relawan uji vaksin COVID-19 yang meninggal adalah seorang dokter muda. (Foto ilustrasi: BBC World)
Jakarta -

Seorang relawan uji klinis vaksin COVID-19 AstraZeneca di Brasil meninggal dunia. Hal ini disampaikan pejabat setempat pada Rabu (21/10/2020) lalu.

Diketahui relawan tersebut adalah seorang pria yang berprofesi sebagai dokter berusia 28 tahun bernama Dr Joao Pedro Feitosa. Ia bertugas merawat para pasien COVID-19. Dikutip dari Mirror UK, dokter muda yang tinggal di Rio de Janeiro, Brasil ini baru menyelesaikan pendidikannya.

Penyebab meninggal

Terkait penyebab meninggalnya, banyak kabar mengatakan Dr Joao mengalami komplikasi COVID-19. Hal ini terjadi saat dirinya tengah menjadi relawan uji vaksin Corona eksperimental AstraZeneca.

Namun, kabar ini masih belum jelas kebenarannya dan bagaimana bisa ia tertular virus Corona ini. Ia disebut meninggal setelah menerima plaseo, bukan suntikan vaksin COVID-19 eksperimental AstraZeneca.

Terkait hal ini pihak AstraZeneca pun masih enggan untuk berkomentar lebih jauh. Hal ini berkaitan dengan rahasia dan syarat dari uji klinis itu sendiri. Tetapi, dipastikan uji klinis ini akan tetap dilanjutkan.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa semua proses peninjauan yang diperlukan telah diikuti," kata juru bicara AstraZeneca Brendan McEvoy.

"Semua peristiwa medis yang signifikan dinilai dengan cermat oleh penyelidik uji coba, komite pemantau keamanan independen, dan pihak berwenang. Penilaian ini tidak menimbulkan kekhawatiran tentang kelanjutan studi yang sedang berlangsung," lanjutnya.

Terkait kematian dokter muda ini, pihak Oxford mengkonfirmasi akan ditinjau langsung oleh komite independen.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)