Minggu, 25 Okt 2020 12:31 WIB

Bos Besar Samsung Meninggal Dunia, Ini 6 Fakta Serangan Jantung

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
FILE - In this July 6, 2011, file photo, Samsung Chairman Lee Kun-hee, right, greets people from the South Korean delegation in Durban, South Africa, for the 123rd International Olympic Committee (IOC) session that will decide the host city for the 2018 Olympics Winter Games. Lee, the ailing Samsung Electronics chairman who transformed the small television maker into a global giant of consumer electronics, has died, a Samsung statement said Sunday, Oct. 25, 2020. He was 78. (AP Photo/Schalk van Zuydam, File) Lee Kun-hee (Foto: AP/Schalk van Zuydam)
Jakarta -

Kabar duka datang dari Korea Selatan (Korsel). Bos Samsung Group, Lee Kun-hee meninggal dunia pada hari Minggu (25/10/2020).

Dikutip dari Reuters, Lee Kun-hee wafat di usia 78 tahun. Dikabarkan, ia meninggal usai setelah enam tahun dirawat di rumah sakit karena serangan jantung.

Serangan jantung merupakan salah satu penyakit yang tidak menular dan sangat berbahaya. Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa fakta serangan jantung yang perlu diketahui.

1. Apa itu serangan jantung?

Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi saat aliran darah yang mengangkut oksigen ke otot jantung tiba-tiba tersumbat. Apabila tidak segera ditangani, pasien berisiko mengalami serangan jantung mendadak dan bisa berakibat fatal, salah satunya meninggal dunia.

2. Apa saja gejala serangan jantung?

Ada beberapa gejala serangan jantung yang bisa terjadi. Di antaranya adalah nyeri dada, sesak napas, rasa sakit yang menyebar ke leher hingga punggung, wajah tampak terlihat abu-abu karena kurang oksigen, pusing, mual, dan muntah.

3. Seperti apa tanda peringatan serangan jantung?

Selain gejala-gejala serangan jantung, ada juga tanda-tanda peringatan untuk penyakit tersebut. Berikut empat tandanya menurut American Heart Association (AHA).

  • Muncul rasa tidak nyaman dan dada terasa sesak, yang berlangsung selama beberapa menit, kemudian hilang
  • Timbul rasa sakit yang tidak nyaman pada lengan, leher, punggung, perut, dan rahang
  • Pernapasan tiba-tiba menjadi pendek
  • Berkeringat dingin, mual, pusing secara tiba-tiba.

4. Kapan serangan jantung sering terjadi?

Meski serangan jantung bisa datang secara mendadak, tetapi risiko serangan jantung lebih sering terjadi di waktu pagi, antara pukul 6-12 siang.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pentingnya Deteksi Jantung saat Berolahraga"
[Gambas:Video 20detik]