Rabu, 28 Okt 2020 15:00 WIB

BPOM Tegaskan Belum Ada Vaksin COVID-19 yang Mendapat Izin Edar

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. BPOM menegaskan belum ada vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan izin edar. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan izin edar. Semua kandidat vaksin yang ada kini ada masih dalam tahap uji klinik.

"Sampai saat ini, belum ada vaksin covid yang sudah mendapatkan izin edar. Semua kandidat vaksin COVID-19 yang ada masih dalam proses pengembangan uji klinik, baik praklinik maupun uji klinik itu sendiri," jelas Dra Togi J Hutadjulu, Apt, MHA, Plt Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM dalam konferensi pers Rabu (28/10/2020).

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang diperbarui pada tanggal 19 Oktober 2020, sampai saat ini sudah ada 44 kandidat vaksin COVID-19 yang sudah memasuki tahap uji klinik. Sementara, ada juga 154 kandidat vaksin yang sedang menjalani tahapan uji praklinik.

Adapun beberapa nama kandidat vaksin yang sudah memasuki tahap uji klinik fase 3, di antaranya vaksin COVID-19 dari Sinovac, Sinopharm, University of Oxford yang bekerja sama dengan AstraZeneca, Cansino, Gamalea dari Rusia, Janssen Pharmaceutical, Novavax, dan Moderna.

"BPOM sebagai bagian dari komite penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional mendukung persiapan pemerintah dalam pemberian vaksin COVID-19, serta memperhatikan arahan presiden tentang perlunya kehati-hatian terkait rencana vaksinasi COVID-19 pada masyarakat luas," ujarnya.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)