Rabu, 28 Okt 2020 18:27 WIB

Dipastikan Tak Terkait Vaksin Flu, 4 Warga Taiwan Meninggal Usai Disuntik

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Female doctor holding a syringe Di Taiwan, 4 meninggal seusai suntik vaksin flu. Namun dipastikan tidak terkait keamanan vaksin. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Media lokal Taiwan melaporkan empat warga Taiwan meninggal usai menjalani vaksinasi flu. Laporan kematian ini dilaporkan otoritas kesehatan setempat pada Selasa (27/10/2020) dan dipastikan tidak terkait efek vaksin.

Dikutip dari Taiwan News, otoritas kesehatan Taiwan telah menyatakan laporan kematian usai suntik vaksin flu tak ada keterkaitan dengan keamanan vaksin. Empat warga yang meninggal tersebut merupakan lansia dengan penyakit kardiovaskular dan memiliki kondisi kronis lainnya.

Pusat Pengendalian Penyakit setempat menegaskan program vaksinasi flu akan terus berlanjut. Sudah ada lebih dari 4 juta yang menerima vaksin flu secara gratis di Taiwan.

"Sekitar 4,3 juta suntikan yang didanai pemerintah telah diberikan pada Senin (26 Oktober), dengan 76 kasus dilaporkan penerima mengalami reaksi merugikan, termasuk 25 kasus serius. Angka ini dianggap normal dan tidak mengharuskan program dihentikan," kata Chen.

Meski begitu, Chuang menyebut sudah membahas laporan kematian dan beberapa kasus serius usai vaksinasi flu. Hal ini demi menekan kekhawatiran publik terkait vaksin flu, terlebih laporan kematian yang lebih dulu dicatat di Korea Selatan.

"Pertemuan itu juga membahas beberapa kejadian buruk yang serius pada orang yang menerima suntikan flu di Taiwan, setelah program vaksinasi flu yang didanai pemerintah dimulai pada 5 Oktober," katanya, dikutip dari Taipei News.

Ilmuwan juga meyakini tidak ada kaitannya dengan vaksin flu. Klik halaman berikutnya.


Kematian usai vaksinasi tak ada kaitan langsung dengan kematian

Dikutip dari SCMP, para ahli medis menunjukkan bahwa kematian usai vaksinasi diyakini tak ada kaitan langsung dengan pemberian vaksin. Seperti yang disampaikan otoritas kesehatan Korsel, laporan meninggal usai suntik vaksin bisa jadi kebetulan.

"Kami tidak dapat mengatakan kematian tersebut karena kontaminasi oleh batch vaksin tertentu atau kesalahan program vaksinasi," kata Profesor Emeritus Lee Hoan-jong di Rumah Sakit Anak Universitas Nasional Seoul.

"Saya setuju dengan pandangan pemerintah bahwa kematian dan vaksinasi hanya kebetulan," lanjutnya.

Meski begitu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Taiwan mengingatkan orang yang memiliki kondisi seperti ini tak dianjurkan mendapat vaksin influenza.

- Mereka dengan demam atau kondisi kesehatan akut atau serius
- Bayi berusia kurang dari enam bulan

(naf/up)