Sabtu, 31 Okt 2020 18:30 WIB

Sempat Diisukan Batal, Brasil Tegaskan Tetap Beli Vaksin COVID-19 China

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Brasil tetap beli vaksin COVID-19 China. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Wakil Presiden Brasil Hamilton Mourão mengatakan pemerintah Brasil akan tetap membeli vaksin COVID-19 China yang saat ini sedang diuji di negara tersebut. Komentarnya ini datang setelah pekan lalu, Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan Brasil menolak membeli vaksin COVID-19 Sinovac.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah lokal Veja, Mourão dengan tegas mengatakan Brasil tetap membeli vaksin COVID-19 China dan menegaskan sikap Bolsonaro tidak memiliki substansi.

"Pemerintah akan membeli vaksin, tentu saja. Kami telah mengerahkan sumber daya di Butantan untuk memproduksi vaksin ini. Pemerintah tidak akan lari dari itu," kata Mourão dikutip dari Reuters.

Pusat penelitian biomedis negara bagian Sao Paulo, Butantan Institute, sedang menguji vaksin Sinovac. Gubernur Sao Paulo, Jao Doria, berharap mendapat persetujuan regulasi pada akhir tahun dan mulai memvaksinasi warganya pada Januari.

Sebelumnya Bolsonaro menolak rencana otoritas kesehatan Brasil untuk membeli 46 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac. Bolsonaro juga berkata bahwa masyarakat Brasil bukanlah binatang percobaan untuk uji vaksin.

"Orang Brasil tidak akan menjadi kelinci percobaan siapapun ... Itulah mengapa saya memutuskan untuk tidak membeli vaksin ini," tulisnya di media sosialnya dikutip dari AFP.



Simak Video "9 Kandidat Vaksin Corona Jika Indonesia Resmi Bergabung COVAX"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)