Sabtu, 31 Okt 2020 20:01 WIB

WHO Gelar Pertemuan dengan China Terkait Pencarian Asal Usul COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Covid-19: Bagaimana mutasi memberi petunjuk tentang penyebaran dan asal-usul virus corona WHO telusuri asal usul virus Corona. (Foto ilustrasi: BBC Magazine)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan telah melakukan pertemuan pertama mereka secara virtual dengan sejumlah pakar dan ahli dari China untuk menyelidiki asal usul pandemi virus Corona.

WHO juga melibatkan sejumlah pakar epidemiologi dan spesialis kesehatan yang diterjunkan langsung ke China untuk membantu menyelidiki hewan yang menyebarkan virus ini pertama kali pada manusia.

"Hari ini, sekelompok ahli internasional mengadakan pertemuan virtual pertama mereka dengan rekan-rekan di China," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus yang dikutip dari Medicalxpress, Sabtu (31/10/2020).

Sebelumnya, Badan Kesehatan PBB sudah mengirim tim ke Beijing pada Juli 2020 lalu untuk memulai penyelidikan dasar. Tetapi, masih belum jelas kapan tim ilmuwan memulai studi epidemiologi untuk mengidentifikasi kasus manusia dan sumber infeksinya.

Para ilmuwan percaya bahwa virus tersebut menular dari hewan manusia yang kemungkinan berasal dari pasar di Kota Wuhan. Tetapi, WHO akan menelusuri lebih lanjut terkait hal ini.

"Itu pasti selalu menjadi bagian dari rencana, bahwa tim akan bertemu terlebih dulu. Kami sangat mengharapkan tim ditempatkan di lapangan," ujar Kepala Kedaruratan COVID-19, Mike Ryan.

Michael mengatakan, saat ini tim WHO tengah menggelar peninjauan awal di lokasi, mengingat proses penyelidikan ini bisa memakan waktu lama dan kompleks. Banyak juga tekanan dari politik yang memaksa pihaknya untuk bergerak cepat.

"Itulah yang kami butuhkan, jawaban terbaik. Bukan sembarang jawaban yang memenuhi kebutuhan politik. Sulit melakukan pekerjaan ini dalam lingkungan yang mabuk politik," lanjutnya.

"Kami mencoba yang terbaik untuk memastikan ilmu pengetahuan terbaik dalam menghadapi salah satu epidemi paling dahsyat, yang harus kami hadapi bersama," kata Mike.



Simak Video "WHO Pelajari Mutasi Corona dari Hewan Cerpelai di Denmark"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)