Selasa, 03 Nov 2020 13:22 WIB

7 Negara yang Lockdown Kedua Kalinya Usai COVID-19 Kembali Mengganas

Thalitha Yuristiana - detikHealth
Virus corona: Lonjakan kasus di Eropa harus jadi peringatan bagi kita semua, kata WHO 7 negara yang berlakukan lockdown kedua. (Foto: BBC World)

4. Jerman

Kasus COVID-19 di Jerman pun kembali mengalami lonjakan. Kanselir Jerman Angela Merkel pada Rabu (28/10/2020), mengumumkan akhirnya kembali lockdown.

Selama lockdown, Jerman akan menutup menutup bar, restoran, dan teater mulai 2 hingga 30 November mendatang. Berdasarkan laporan worldometers per Minggu (1/11/2020) ada lebih dari 10 ribu kasus yang tercatat.

Jerman akan memberlakukan lockdown parsial mulai 2 November, yang akan berlangsung selama empat minggu.

Berdasarkan aturan lockdown kedua tersebut, bar dan pub akan tutup, sementara restoran akan tetap buka hanya untuk layanan untuk dibawa pulang. Toko-toko akan tetap buka dengan batasan ruang. Gym, bioskop, dan teater juga akan ditutup, bersama dengan hotel-hotel yang tutup untuk wisatawan.

Pada hari Sabtu, Robert Koch Institute, melaporkan 19.059 kasus baru yang dikonfirmasi selama 24 jam terakhir, dan 103 kematian lainnya. Jerman menjadi peringkat ke 15 dengan total kasus COVID-19 terbanyak di dunia. Ada 544.346 kasus COVID-19 yang tercatat di sana.

5. Belgia

Belgia menjadi salah satu negara Eropa yang ikut memberlakukan lockdown, tetapi secara parsial. Beberapa toko terpaksa ditutup kembali dan aktivitas apapun yang memungkinkan banyak kontak dekat terjadi dilarang. Bekerja dari rumah merupakan kewajiban.

Seperti halnya salon, gym, kolam renang, fasilitas budaya dan rekreasi lainnya ditutup. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa pada hari Jumat menempatkan Belgia sebagai negara yang terkena dampak terburuk di blok 27 negara, dengan 1.600 kasus per 100.000 orang.

The European Center for Disease Prevention and Control menempatkan Belgia sebagai negara yang terkena dampak terburuk di blok 27 negara Eropa, dengan 1.600 kasus per 100.000 orang. Jumlah orang yang dirawat di rumah sakit selama seminggu terakhir 77 persen lebih tinggi dari minggu sebelumnya, dan 10 persen lebih tinggi dari rekor sebelumnya.

6. Italia

Pembatasan sosial juga diberlakukan kembali di Italia secara parsial pada hari Senin tanggal 26 Oktober 2020 dan akan tetap berlaku selama sebulan.

Semua bar dan restoran harus tutup pada pukul 6 malam, namun pelayanan makanan dibawa ke tumah tetap diperbolehkan. Gym, kolam renang, teater, dan bioskop ditutup tetapi museum tetap buka. Di Italia, sekolah dan tempat kerja tetap buka. Pertemuan untuk pernikahan, pembaptisan dan pemakaman juga dilarang.

Lockdown kembali dilakukan di Italia,m setelah rekor tertinggi 24.991 kasus dilaporkan pada hari Rabu. Lonjakan kasus ini terjadi ketika ribuan orang memprotes tindakan penguncian yang diberlakukan kembali.

7. Spanyol

Spanyol mengumumkan melakukan mengetatkan aturan dengan mulai memberlakukan jam malam nasional antara pukul 11 malam dan 6 pagi pada hari Minggu 25 Oktober.

Pembatasan teritorial diberlakukan dan pertemuan lebih dari enam dilarang di seluruh negeri.

Orang hanya diperbolehkan melakukan perjalanan jika tujuannya untuk bekerja, membeli obat atau merawat seseorang. Kebijakan ini diambil untuk menekan kasus COVID-19 di negara tersebut.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(kna/kna)