Rabu, 04 Nov 2020 07:54 WIB

5 Fakta Melaney Ricardo Positif COVID-19, Tanpa Batuk dan Dikira Asam Lambung

Ayunda Septiani - detikHealth
Melaney Ricardo dan Tyson Lynch saat ditemui di kawasan Trans TV. Melaney Ricardo mengungkap dirinya pernah terinfeksi Corona. (Foto: Palevi S/detikFoto)
Jakarta -

Kabar Melaney Ricardo positif COVID-19 diungkap sendiri oleh sang presenter dalam tayangan YouTube. Ia mulai merasa tidak nyaman pada awal Oktober 2020 lalu.

Saat ia terinfeksi, Melaney Ricardo sempat ragu karena ia tidak menunjukkan gejala batuk yang saat ini masih dianggap tanda utama terinfeksi COVID-19. Saat terinfeksi, Melaney mengaku alami nyeri sendi pada tubuhnya.

"Aku menggigil, nggak panas pada saat itu jadi cuma sumeng. Kemudian aku pikir karena kecapekan bekerja. Yang paling menonjol yang aku rasakan adalah semua sendi dan tulang rasanya bener-bener ngilu parah," ujar Melaney dikutip dari unggahan video YouTubenya, Selasa (2/11/2020).

Beberapa fakta seputar Melaney Ricardo positif COVID-19 adalah sebagai berikut:

1. Tak mengalami gejala khas COVID-19

Saat terinfeksi virus Corona COVID-19, Melaney mengaku bahwa ia tidak mengalami gejala-gejala khas COVID-19. Ia tidak mengalami batuk hingga demam yang tinggi.

"Yang paling menonjol yang aku rasakan adalah semua sendi dan tulang rasanya bener-bener ngilu parah," paparnya.

2. Terinfeksi COVID-19 saat diet ketat

Saat mengalami gejala virus Corona, Melaney mengatakan dirinya tengah menjalani diet yang cukup ketat. Ia menjadi vegetarian atau hanya mengkonsumsi makanan yang berbasis nabati.

"Jadi di awal Oktober, terakhir aku syuting menggigil kedinginan. Saat itu aku sedang melakukan diet, sempat jadi vegetarian," tambahnya.

3. Sempat berpikir ada sakit asam lambung

Selain nyeri tulang dan sendi, Melaney juga merasakan mual. Tapi, ia tidak bisa memuntahkannya.

Awalnya, karena gejala mual, ia mengira disebabkan oleh asam lambung, sehingga Melaney harus membatalkan semua jadwalnya. Karena merasakan ada masalah pada dirinya, ia melakukan tes swab dan hasilnya positif terinfeksi COVID-19.

"Tanggal 3 Oktober itu menjadi hari yang berat. Aku ingat pukul 22.00 WIB terima email. Aku pikir sampai sekarang itu adalah email yang terburuk yang aku terima. Itu bikin aku syok. Di email aku dinyatakan positif COVID-19," jelas Melaney.

4. Sempat disarankan untuk karantina di rumah

Setelah tahu dirinya terpapar COVID-19, Melaney langsung menelpon rumah sakit untuk melakukan karantina. Tetapi, semua rumah sakit yang ia hubungi penuh.

Melaney pun juga sempat disarankan untuk melakukan karantina di rumah. Dia pun menolak karena merasa gejala yang dialaminya saat itu semakin parah, seperti kehilangan kemampuan indera penciuman dan perasa.

"Disuruh karantina di rumah saja, tapi aku ngerasa ada yang nggak beres, lidah sudah nggak berasa sama sekali, hidungku sudah nggak bisa nyium, kliyengan, badan, panas," jelasnya.

Akhirnya Melaney pun dirawat selama dua minggu di rumah sakit. Ia sempat stres memikirkan kenapa dirinya bisa terinfeksi.

Melaney Ricardo dirawat cukup lama sebelum dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Jepang Minta Penyelidikan Tambahan soal Asal Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]