Jumat, 13 Nov 2020 17:45 WIB

Tak Semua Bisa Jadi Minuman Keras, Kenali Jenis-jenis Alkohol

Ayunda Septiani - detikHealth
senyawa metanol, etanol, alkohol Foto ilustrasi. (Foto ilusttasi: Getty Images/iStockphoto/makaule)
Jakarta -

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tengah membahas Rancangan Undang-Undang atau RUU Minuman Beralkohol mengatur larangan memasukkan hingga menjual minuman beralkohol.

Dalam RUU tersebut, yang disebut minuman beralkohol adalah yang mengandung etanol (C2H5OH). Sedangkan dalam keseharian, ada berbagai jenis alkohol dengan fungsi dan peruntukan masing-masing.

Alkohol merupakan senyawa organik yang memiliki satu, dua atau lebih gugus hidroksil (−OH). Alkohol merupakan produk sampingan alami dari gula dan fermentasi tanaman.

Selain sebagai disinfektan, beberapa jenis alkohol juga menjadi bahan utama dalam bahan bakar, cat, pelarut, produk kecantikan, dan bahan tambahan makanan. Alkohol juga bisa disuling menjadi minuman keras seperti bir dan wine.

Berikut jenis-jenis alkohol seperti dikutip detikcom dari berbagai sumber.

1. Metanol

Metil alkohol (CH3OH), metanol, wood alcohol atau spiritus sering kali digunakan sebagai pelarut dalam industri atau komersial. Karena sifatnya yang beracun, metanol sering digunakan sebagai bahan aditif bagi pembuatan alkohol untuk penggunaan industri, misalnya, penghapus cat dan pengembang mesin fotokopi.

Metanol diproduksi dari sintesa gula dan bakteri. Umumnya metanol disebut spiritus. Spiritus atau metanol itu berbahaya, bersifat mudah menguap, mudah terbakar, dan beracun.

2. Etanol

Etanol atau etil alkohol (C2H5OH), alkohol murni, alkohol absolut, merupakan jenis alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Etanol banyak digunakan sebagai pelarut berbagai bahan-bahan kimia yang ditujukan untuk konsumsi dan kegunaan manusia. Contohnya adalah pada parfum, perasa, pewarna makanan, dan obat-obatan.

Etanol juga digunakan sebagai disinfektan, seperti untuk pembersih luka dan mencegah terjadinya infeksi. Orang dewasa umumnya mengonsumsi etanol dalam konsentrasi yang diencerkan.

3. Isopropil alkohol

Zat kimia isopropil alkohol atau IPA banyak ditemukan di produk pembersih yang dipakai sehari-hari. Sebut saja hand sanitizer, alat pembersih, atau alcohol wipes. Apabila tidak sengaja tertelan isopropil, bisa membuat seseorang seakan mabuk hingga keracunan.

Keracunan isopropil alkohol bisa terjadi ketika liver tidak bisa lagi mengendalikan kadarnya di dalam tubuh. Pada beberapa kasus, ada juga orang yang sengaja menenggak isopropil alkohol untuk tujuan negatif seperti mabuk hingga mencelakai diri sendiri.



Simak Video "Vaksinasi Covid-19 Perdana di Mesir Dimulai"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)