Rabu, 18 Nov 2020 08:00 WIB

92 Persen Pasien COVID-19 DKI Sudah Sembuh, Terbanyak di 25 Kelurahan Ini

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Operasi disinfeksi Corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan dilakukan di kawasan Monas. Hal itu dilakukan untuk sterilisasi lokasi jelang dibuka kembali. Sebanyak 92,1 persen pasien COVID-19 di DKI Jakarta dilaporkan sudah sembuh. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Kabar baik datang dari DKI Jakarta. Jumlah pasien yang sembuh dari virus Corona COVID-19 di ibu kota terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id pada Rabu (18/11/2020) pagi, persentase jumlah kasus sembuh COVID-19 di DKI sudah mencapai 92,1 persen dari total kasus positif di ibu kota, yakni 120.671 total kasus.

Persentase jumlah tersebut didapatkan setelah pasien sembuh COVID-19 di DKI Jakarta mengalami penambahan sebanyak 874 orang pada Selasa (17/11/2020), sehingga totalnya menjadi 111.096 orang.

Dari data tersebut juga diketahui, saat ini ada 7.116 kasus aktif COVID-19 di ibu kota, yang berasal dari 262 kelurahan di DKI Jakarta.

Sementara itu, total pasien COVID-19 di DKI Jakarta yang meninggal dunia dilaporkan sudah sebanyak 2.459 orang.

Berikut sebaran kasus sembuh COVID-19 tertinggi di 25 kelurahan di DKI Jakarta per 18 November 2020, dikutip dari data corona.jakarta.go.id.

  • Pademangan Barat: 791 orang
  • Penjaringan: 773 orang
  • Kapuk: 764 orang
  • Cengkareng Timur: 722 orang
  • Sunter Agung: 711 orang
  • Lagoa: 697 orang
  • Cempaka Putih Barat: 691 orang
  • Penggilingan: 677 orang
  • Kebon Jeruk: 658 orang
  • Sunter Jaya: 657 orang
  • Jatinegara: 653 orang
  • Palmerah: 627 orang
  • Duren Sawit: 622 orang
  • Kalideres: 569 orang
  • Johar Baru: 562 orang
  • Semper Barat: 547 orang
  • Pegangsaan Dua: 536 orang
  • Cengkareng Barat: 529 orang
  • Ciracas: 518 orang
  • Pondok Bambu: 514 orang
  • Duri Kosambi: 508 orang
  • Pulo Gebang: 508 orang
  • Klender: 506 orang
  • Tugu Utara: 494 orang
  • Lebak Bulus: 493 orang.


Simak Video "400 Ribu Orang Meninggal karena Covid-19 di Amerika Serikat"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)