Sabtu, 21 Nov 2020 20:00 WIB

Dokter di Jerman Diduga Bunuh Pasien COVID-19 Kritis di RS, Ini Kronologisnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
The dead womans body. Focus on hand Foto: Thinkstock
Jakarta -

Dugaan kasus keji seorang dokter berusia 44 tahun yang disebut membunuh pasien COVID-19 baru-baru ini jadi sorotan. Disebutkan, ada dua pasien Corona yang dengan sengaja ia bunuh.

Kepolisian Jerman tengah membuka penyelidikan pada dokter senior di kota Essen, Jerman. Dokter tersebut diduga sengaja memberikan suntikan mematikan pada pasien Corona yang tengah mengalami kondisi kritis.

Dua pasien yang diduga dibunuh menerima suntikan tersebut adalah pria berusia 47 dan 50 tahun. Hal ini diungkap kepolisian Essen.

"Dokter (44) yang telah bekerja di Rumah Sakit Universitas di Essen sejak Februari, diduga telah membunuh dua pria, berusia 47 dan 50 tahun, yang berada dalam perawatan intensif dengan kasus penyakit yang sangat parah," kata polisi Essen pada hari Jumat, dikutip dari Reuters.

Polisi menyebut dokter yang ditangkap Rabu, pekan ini, mengaku telah melakukan salah satu pembunuhan. Motifnya disebut sengaja membiarkan pasien COVID-19 dan keluarganya lebih menderita.

Namun, media lokal setempat, Bild, melaporkan bahwa dokter telah memberitahu keluarga pasien sebelum membunuh mereka dengan suntikan mematikan. Aturan terkait pasien yang sakit meminta bantuan mengakhiri hidup mereka memang berlaku di Jerman, tetapi dalam kasus ini masih belum jelas apakah hal tersebut terjadi.

Hingga saat ini penyelidikan masih terus berlangsung tetapi dokter tersebut sudah diskors pihak RS Essen. Essen, salah satu kota di Jerman menjadi kota yang paling parah menghadapi pandemi COVID-19 di Jerman.

Ada 166 kasus didiagnosis per 100.000 penduduk selama seminggu terakhir, jauh di atas target pemerintah untuk menekan kasus COVID-19 hingga sebanyak 50 orang.



Simak Video "Dugaan Kasus Reinfeksi Covid-19 Pertama di Korsel"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)