Minggu, 22 Nov 2020 15:35 WIB

Dokter di Swiss Dorong Kelompok Rentan COVID-19 Siapkan Pesan Terakhir

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Kelompok masyarakat tertentu bisa lebih rentan terhadap komplikasi COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

Para dokter di Swiss mendorong mereka yang rentan terhadap komplikasi infeksi COVID-19 untuk berjaga-jaga, merekam keinginan atau pesan terakhirnya. Hal ini disebut bertujuan memudahkan pelayanan di ICU bila suatu saat pasien jatuh sakit sampai kritis.

Swiss Society for Intensive Care Medicine (SGI) menganjurkan orang-orang yang berusia di atas 60 tahun, memiliki diabetes, atau penyakit jantung bersiap menghadapi kondisi terburuk.

"Ini tidak hanya akan membantu kerabat Anda, tapi juga tim di ICU yang memikirkan terapi terbaik apa yang bisa dilakukan sesuai dengan keinginan individu pasien," kata SGI seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/11/2020).

Presiden SGI, Thierry Fumeaux, menegaskan kelompoknya tidak memberi tekanan atau dorongan agar kelompok yang rentan merelakan tempat tidur rumah sakit. Ia hanya ingin agar orang-orang berpikir, merencanakan masa depan.

"Ini bukan permintaan pengorbanan," kata Thierry.

Kelompok pro lansia di Swiss, Pro Senectute Schweiz, mengkritik apa yang disarankan para dokter tersebut. Menurut Pro Senectute Schweiz dorongan merekam keinginan terakhir bagi pasien COVID-19 terlalu prematur dan berlebihan.



Simak Video "Imunitas Tiap Orang Berbeda, Perhatikan Faktor yang Memengaruhinya"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)