Selasa, 24 Nov 2020 05:36 WIB

Round Up

Libur Akhir Tahun Dikurangi, COVID-19 Terkendali? Tak Segampang Itu

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sejumlah wisatawan jalani rapid test sebelum memasuki pantai Karangsong, Indramayu. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Wisatawan menjalani rapid test (Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Seberapa besar dampak yang terlihat jika libur akhir tahun dipotong?

Ahli epidemiologi dari Griffith University, Dicky Budiman, menyebut libur yang lebih pendek memang berpengaruh pada risiko persebaran COVID-19. Namun ia mengingatkan masih ada risiko lain.

"Jika liburan ini dipotong memang ada dampaknya, tapi itu tidak terlalu signifikan kalau lainnya (kegiatan) seperti pilkada itu diperbolehkan juga," jawab ahli epidemiologi dari Griffith University, Dicky Budiman pada detikcom, Senin (23/11/2020).

Dicky menegaskan adanya klaster baru COVID-19 ini bukan hanya karena libur panjang. Ada dua faktor yang mempengaruhinya yakni pergerakan dan interaksi manusia.

"Tidak hanya libur panjang, mau akhir tahun, pasca lebaran, atau pasca hari kemerdekaan dulu. Itu semua akan berdampak karena ada pergerakan manusia, ada interaksi manusia, yang 2 hal ini menjadi faktor yang bisa memperparah," kata Dicky saat dihubungi detikcom, Senin (23/11/2020).

Bukan hanya libur panjang akhir tahun yang perlu dikhawatirkan

Dicky juga mengatakan bahwa imbauan yang usulkan presiden terkait pengurangan libur akhir tahun adalah keputusan yang benar. Tapi, di bulan Desember ini masih ada kegiatan yang bisa memicu klaster COVID-19, di antaranya kegiatan saat natal dan pilkada.

"Jadi imbauan dari presiden ini benar. Tapi mohon juga beliau harus mengetahui bahwa tidak hanya libur panjang. Di Desember itu potensi yang melibatkan mobilitas dan interaksi manusia itu ada pilkada, natal (kegiatannya), libur panjang akhir tahunnya, bisa jadi ada reuni atau demo. Itu semua sama, tidak bisa dibedakan," jelas Dicky.

"Dan harus dipahami bahwa pengendalian pandemi kita ini belum begitu baik, sehingga segala bentuk yang melibatkan mobilitas massa ini tidak bisa dibenarkan atau masuk ke kategori aman," imbuhnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Tips Aman Virus Corona saat Libur Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)