Selasa, 24 Nov 2020 09:57 WIB

Arab Saudi Bakal Gratiskan Vaksin COVID-19 untuk Warganya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP) Foto: AP Photo
Jakarta -

Kementerian Kesehatan Arab Saudi berencana menggratiskan vaksin COVID-19 bagi 70 persen penduduk dan warga asing di negara itu yang belum terinfeksi. Otoritas kesehatan Saudi berharap proses vaksinasi bisa mencapai target pada akhir 2021.

"Mereka yang belum dinyatakan positif COVID-19 akan mendapat prioritas dalam program vaksinasi dalam beberapa bulan mendatang," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Saudi, dr Abdullah Asiri, dikutip dari Arab News, Selasa (24/11/2020).

Asiri menambahkan vaksinasi tidak akan diberikan pada mereka yang berusia di bawah 16 tahun, kecuali ada beberapa pertimbangan yang mengharuskan kelompok tersebut mendapatkan vaksin.

Pemerintah Saudi akan mengunumkan secara langsung jadwla kedatangan vaksin COVID-19 dalam beberapa pekan mendatang.

"Kerajaan akan berupaya menempuh dua jalan untuk mendapatkan vaksin, yakni melalui COVAX, di mana G20 berperan dalam pembentukan dan pendanaannya," terang Asiri.

"Arab Saudi akan mendapatkan vaksin dalam jumlah besar melalui fasilitas itu, kedua adalah mengontak langsung para perusahaan farmasi besar untuk menutupi jumlah yang tidak bisa diakomodasi COVAX," lanjutnya.

COVAX adalah bentuk perkumpulan di tingkat dunia yang bertujuan untuk bekerja sama dengan para perusahaan pembuat vaksin untuk bisa menyediakan vaksin COVID-19 yang aman, efektif, serta mendapat lisensi dan persetujuan, bagi seluruh negara di dunia.

Asisten Juru Bicara Menteri Kesehatan Saudi, dr Muhammad Al-Abd Al-Aly, mengatakan mereka hanya akan menyediakan vaksin COVID-19 yang terbukti efektif melawan virus, tidak mempunyai efek samping dan disetujui oleh lembaga yang berwenang menerbitkan lisensi.

Hingga saat ini kasus COVID-19 di Arab Saudi mencapai 355.489 orang. Dari jumlah itu, 5.877 kasus masih aktif, dan 765 pasien berada dalam kondisi serius atau bahkan kritis.



Simak Video "Tips agar Lancar Jalani Vaksinasi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)