Selasa, 24 Nov 2020 16:54 WIB

3 Pekan Masuk Top-5 Penambahan Kasus Corona Tertinggi, DKI Kena Semprit!

Firdaus Anwar - detikHealth
DKI Jakarta ternyata sudah bebas dari zona merah pandemi COVID-19, seiring dengan tingginya kasus kesembuhan yang melampaui kasus baru. DKI Jakarta berturut-turut jadi provinsi dengan peningkatan kasus COVID-19 tertinggi. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, membeberkan perkembangan mingguan COVID-19 di Indonesia. Menurut Wiku secara umum dalam sepekan terakhir terdapat peningkatan kasus sekitar 3,9 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

Wiku menjelaskan peningkatan kasus secara nasional ini terjadi karena 'sumbangan' oleh 5 provinsi dengan penambahan kasus tertinggi, yaitu:

1. DKI Jakarta = kasus mingguan meningkat 1.937 kasus. Dari 6.600 menjadi 8.537 kasus.
2. Riau = kasus mingguan meningkat 1.666 kasus. Dari 867 menjadi 2.033 kasus.
3. Jawa Timur = kasus mingguan meningkat 736 kasus. Dari 1.656 menjadi 2.392 kasus.
4. DI Yogyakarta = kasus mingguan meningkat 338 kasus. Dari 281 menjadi 619 kasus.
5. Sulawesi Tengah = kasus mingguan naik 245. Dari 111 menjadi 356 kasus.

DKI Jakarta khususnya jadi sorotan karena selama tiga minggu berturut-turut masuk ke dalam 5 provinsi dengan peningkatan kasus COVID-19 tertinggi.

"Tidak ada perubahan secara signifikan. Khususnya DKI Jakarta sudah tiga minggu berturut-turut berada di lima besar penambahan kasus positif mingguan tertinggi. Bahkan di pekan ini berada di peringkat pertama," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (24/11/2020).

"Saya mohon kepada gubernur DKI dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan sesuai dengan peraturan berlaku," lanjutnya.



Simak Video "Cara Mudah Bantu 'Memulihkan' Dunia dari Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)