Rabu, 25 Nov 2020 20:57 WIB

COVID-19 Melonjak di Jateng, Keterisian Ruang Isolasi 75 Persen

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Semarang -

Kasus COVID-19 di Jawa Tengah masih meningkat dan menurut catatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, keterisian ruang isolasi sudah 75 persen. Upaya penambahan bed isolasi dan ICU pun dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan dari 5.124 bed isolasi yang disiapkan di rumah sakit di Jawa Tengah, sudah terpakai 3.889 bed. Ia membenarkan jika ada rumah sakit yang hampir penuh ruang isolasinya.

"Dari 5.124, terpakai 3.889, yang kosong 1.325, data hari kemarin. Keterisian sekitar 75 persen. Itu rata-rata Jateng. Memang ada yang sudah hampir 100 persen, tapi ada juga yang kosong," kata Yulianto dalam jumpa pers virtual, Rabu (25/11/2020).

"Tempat tidur ICU ini sampai kemarin ada 402, terpakai 253 dan tersebdia 149. Jadi keterpakaiannya itu 62 persen," imbuhnya.

Ia menjelaskan ada sistem di mana mengetahui rumah sakit yang penuh dan nantinya pasien diisolasi di rumah sakit yang masih tersedia bed isolasinya.

"Nah, ini kita mempunyai sistem rujukan mengatur rumah sakit mana yang penuh bisa kirim ke rumah sakit yang kosong," tandasnya.

Untuk antisipasi, rumah sakit di Jateng akan menambah bed isolasi maupun ICU. Sistemnya tidak perlu membangun gedung baru, namun memanfaatkan kamar umum yang sudah ada sehingga persiapan cepat. Selain itu kunjungan pasien umum juga masih menurun saat ini.

"Menyikapinya ini semua, rumah sakit rujukan di Jateng sudah koordinasikan segera tambah jumlah tempat tidur (isolasi) dan ICU. Dari beberapa rumah sakit yang lapor sudah inventarisir isolasinya ada tambahan 508 tempat tidur dan ada 68 tempat tidur ICU. Akan terus tambah. Tapi semoga yang perlu perawatan tidak banyak," katanya.

Untuk daerah yang memiliki rumah sakit yang kapasitas isolasinya hampir penuh yaitu ada di Karesidenan Banyumas. Sedangkan untuk daerah lain contohnya Kota Semarang, juga ada yang hampir penuh namun rumah sakit lain masih tersedia.

"Kalau kewilayahan menurut laporan ya di Karesidenan Banyumas yang karena ada peningkatan. Kalau rumah sakit di Semarang ada beberapa seperti Tugurejo, RSWN, tapi ada rumah sakit lain kosong," ujarnya.



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(alg/up)