Sabtu, 28 Nov 2020 20:05 WIB

Remehkan COVID-19, Pria Ini Baru Menyesal Setelah Terinfeksi Hingga Kritis

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Ilustrasi COVID-19. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Seorang pria asal Kota Kansas, Amerika Serikat, menyesal karena telah meremehkan virus Corona COVID-19. Pasalnya, ia merasa tubuhnya sangat sehat dan percaya diri tak akan tertular penyakit tersebut.

Namun, pria bernama Anil Gharmalkar (41) ini justru harus menderita akibat terinfeksi Corona. Ia mengalami gejala parah akibat COVID-19 dan harus menggunakan ventilator serta menjalani trakeostomi.

Trakeostomi merupakan tindakan medis berupa pembuatan lubang di bagian depan leher. Kemudian, dimasukkan selang khusus ke dalam trakea, yang berutujuan untuk membantu proses pernapasan pada orang yang mengalami gangguan pernapasan.

"Saya bahkan memberitahu istri saya bahwa saya tidak akan mengalami hal semengerikan itu apabila saya terkena (COVID-19). Saya tidak berpikir itu akan terjadi di wilayah kami, itu hanya masalah di kota besar. Itu adalah masalah bagi orang yang memiliki sakit parah atau lansia," ucap Gharmalkar, dikutip dari Metro UK.

Sayangnya, apa yang diungkapkan Gharmalkar kini berbanding terbalik, ia didiagnosis terkena COVID-19 pada April lalu setelah melakukan perjalanan ke luar kota. Kala itu, ia diantar ke UGD oleh ibunya yang juga seorang perawat, namun sang ibu tak menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Pikiran terakhir saya sebelum diberikan ventilator adalah, 'Oh tuhan, aku telah membunuh keluargaku,'" ujar Gharmalkar.

Kini Gharmalkar telah pulih dari COVID-19. Namun, ia masih mengalami beberapa gejala Corona atau biasa dikenal sebagai 'long COVID', seperti kelelahan dan sesak napas.

Gharmalkar pun mengatakan, COVID-19 tidak peduli apa yang ia yakini sebelumnya bahwa ia takkan tertular penyakit tersebut. Sementara para tenaga medis telah berjuang mati-matian untuk membuatnya tetap hidup, meski hingga kini Gharmalkar masih merasakan sakit.



Simak Video "Daftar Vitamin untuk Jaga Imunitas Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)