Minggu, 29 Nov 2020 06:52 WIB

Round Up

Reka Ulang Detik-detik Pasien COVID-19 Meninggal Direkam lalu Viral

Tim detikHealth - detikHealth
Doctor work at the patients bedside in the ward Seorang dokter mereka ulang detik-detik kematian pasien COVID-19 (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang dokter ingin mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum teratasi, semua orang harus peduli. Ia membuat reka ulang detik-detik terakhir sebelum pasien COVID-19 meninggal untuk menyampaikan pesan tersebut.

Adalah dr Kenneth Remy dari Washington University dan Barnes-Jewish Hospital-St Louis Children's Hospital yang mewujudkan ide tersebut. Ia membuat video dari sudut pandang orang pertama untuk menggambarkan bagaimana rasanya diintubasi dengan napas sudah penghabisan.

"Anda berbaring di bed, melihat saya dan orang lain di ruangan," jelasnya.

"Ini mensimulasikan, pada dasarnya, seperti apa rasanya bernapas, dan lalu, sejujurnya, seperti apa rasanya bagi saya mendatangi Anda dengan endotracheal tube dan laryngoscope," katanya.

"Bagi beberapa pasien, inilah rasanya berada di akhir hayatnya. Mereka melihat itu, mereka mendapat obat dan tidak pernah bangun lagi," lanjutnya.




Remmy mengaku sudah menangani 1.000 pasien COVID-19 dan mengintubasi 100 di antaranya. Video yang dibagikannya di Twitter tersebut viral dan sudah dilihat 90.000 kali.

"Saya berharap momen terakhir hidup Anda tidak seperti ini, karena ini adalah yang Anda akan lihat di akhir hayat jika kita tidak mulai pakai masker ketika berada di tempat umum. Ketika kita tidak menerapkan penjarakan sosial. Ketika kita tidak sering-seing mencuci tangan," pesannya.

Sebagaimana negara lain di dunia, Amerika Serikat saat ini tengah bergelut dengan pandemi COVID-19. Tercatat 13 juta lebih warganya telah terinfeksi, tertinggi di dunia, dengan kematian mencapai 272 ribu kasus.

Hingga saat ini, belum ada satupun vaksin yang sudah benar-benar mendapatkan izin penggunaan. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mencegah infeksi, antara lain melalui penggunaan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan, seperti disarankan Remy.



Simak Video "Epidemiolog UI: Corona Lebih Penting Ketimbang Terlibat Pilkada"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)