Senin, 30 Nov 2020 04:57 WIB

Round Up

Teka-teki Hasil Swab COVID-19 Habib Rizieq yang Misterius

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mendatangi Mabes Polri. Habib Rizieq mengaku ikut serta dalam gelar perkara kasus Ahok. Teka-teki hasil swab COVID-19 Habib Rizieq (Foto: Rengga Sancaya)

3. RS Ummi bantah menutupi

Soal tuduhan menutup-nutupi hasil swab Habib Rizieq, RS Ummi Bogor tempatnya dirawat menyampaikan bantahan. Menurut pihak RS, pemeriksaan swab mandiri dilakukan oleh tim dari MER-C yang sampai sekarang belum melaporkan hasilnya ke RS.

Demikian juga soal kepulangan Habib Rizieq, RS mengaku sudah menyarankan untuk tetap menjalani perawatan sambil menunggu hasil pemeriksaan selesai.

"Soal kepulangan, kami meluruskan bahwa memang beliau pulang dengan permintan keluarga meski kami menyarankan untuk tetap menunggu sampai pemeriksaan selesai," ujar Dirut RS UMMI, Andi Tatat, saat konferensi pers dengan Wali Kota Bogor, Minggu (29/11/2020).

4. Habib Rizieq berstatus kontak erat

Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas COVID-19 Kota Bogor Agustian Syah dalam beberapa kesempatan mengasumsikan Habib Rizieq sebagai ODP atau Orang Dalam Pemantauan. Alasannya, data menyebut ada 34 kasus positif dari klaster Petamburan sehinga Habib Rizieq harus menjalani pemeriksaan swab.

Dalam panduan terbaru Kementerian Kesehatan RI, istilah ODP saat ini sudah tidak digunakan. Istilah penggantinya adalah suspek, terjemahan dari istilah yang dipakai secara global, suspect.

Menko Polhukam Mahfud MD juga menegaskan soal status tersebut. Disebutnya, Habib Rizieq memiliki kontak erat dengan beberapa pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga termasuk dalam pelacakan kontak.

"Kami sangat menyesalkan sikap Saudara Muhammad Rizieq Syihab yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak, mengingat yang bersangkutan pernah melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19," lanjutnya.

Menko Polhukam juga menekankan pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi siapa pun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)