Senin, 30 Nov 2020 10:26 WIB

Jokowi Sebut Kesembuhan COVID-19 Memburuk, Soroti Lonjakan Jateng-DKI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Presiden Jokowi Jokowi soroti angka kasus kesembuhan COVID-19 memburuk di semua wilayah. (Foto: KRIS/BIRO PERS SETPRES)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo menyebut angka kesembuhan COVID-19 Indonesia saat ini 'memburuk'. Terlebih di tengah kasus COVID-19 yang meningkat di pekan-pekan sebelumnya.

"Tingkat kesembuhan juga sama. Minggu yang lalu 84.03 sekarang menjadi 83,44 persen," kata Jokowi dalam Ratas di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (30/11/2020).

"Ini semuanya memburuk semuanya," tegasnya.

Jokowi juga menyoroti dua provinsi yang melaporkan peningkatan kasus COVID-19 di beberapa hari terakhir. Jokowi mendorong agar para gubernur untuk terus mengupayakan menekan kasus COVID-19 di wilayahnya.

Adalah DKI Jakarta dan Jawa Tengah yang disebut Jokowi perlu menekan angka penularan COVID-19 yang masih tinggi. Dua provinsi ini disebut Jokowi perlu penanganan khusus.

"Jawa Tengah dan DKI Jakarta agar dilihat betul-betul kenapa peningkatannya begitu sangat drastis,"

"Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya, sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," tegasnya.

Jokowi juga mengingatkan kasus aktif COVID-19 di Indonesia kini sudah meningkat yaitu 13,41 persen. Meski angka ini masih di bawah rata-rata dunia, hal ini perlu menjadi perhatian karena lebih tinggi dari pekan lalu yaitu 12,78 persen.



Simak Video "4 Sanksi Perda DKI Jakarta soal Penanggulangan Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)