Selasa, 01 Des 2020 08:45 WIB

Fakta-fakta Tes COVID-19 Habib Rizieq yang Menyimpan Banyak Rahasia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kawasan Petamburan dipenuhi oleh massa pendukung Habib Rizieq. Mereka berkumpul di sana untuk menyambut kedatangan Habib Rizieq yang pulang ke Indonesia. Habib Rizieq Shihab. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Kondisi kesehatan Habib Rizieq Shihab sempat simpang siur setelah akhirnya terungkap dirawat di RS UMMI Bogor karena kelelahan. Ia menjalani general check up dan kondisinya dinyatakan sehat.

Namun, status COVID-19 banyak dipertanyakan karena Habib Rizieq berstatus ODP (orang dalam pemantauan) atau suspek karena berkaitan dengan beberapa kasus COVID-19 dari klaster Petamburan. Ia perlu menjalani tes COVID-19 dan menyampaikan hasil ke Satgas COVID-19 dan Dinas Kesehatan setempat.

Tim MER-C yang melakukan tes COVID-19 pada Habib Rizieq secara diam-diam, enggan membuka hasil tes COVID-19 tersebut dengan merujuk pada aturan tentang kerahasiaan data pasien.

"Hasilnya itu adalah rahasia. Sudah," kata Sarbini saat dikonfirmasi soal hasil swab Habib Rizieq sebelum menjalani pemanggilan polisi di Polresta Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (30/11/2020).



Hal ini lantas menuai pro-kontra banyak pihak, ini fakta-faktanya.

Tes COVID-19 dilakukan diam-diam

Habib Rizieq Shihab melakukan tes COVID-19 pada Jumat (27/11/2020). Namun, tes COVID-19 tersebut dilakukan secara diam-diam karena tak ada Dinkes Kota Bogor dan tanpa sepengetahuan RS UMMI, hal ini pun disoroti langsung Wali Kota Bogor Bima Arya.

"Nah yang menjadi persoalan adalah kami harus pastikan bahwa semuanya itu sesuai dengan aturan. Betul beliau di-swab (oleh tim medis MER-C), dan dikirim ke lembaga atau lab yang tersertifikasi, tapi itu harus kami pastikan itu," kata Bima di RS UMMI, Jum'at (27/11/2020) malam.

Habin Rizieq tak ingin hasil tes COVID-19 dipublikasikan

Front Pembela Islam (FPI) mengklaim Habib Rizieq tak ingin hasil tes COVID-19 dipublikasikan. Alasannya disebut-sebut berkaitan dengan hak setiap pasien yang dijamin Undang-Undang.

"Kalau hasil beliau menyatakan tidak mengizinkan hasil dari medical beliau untuk dipublikasikan. Dan perlu diketahui hal itu dijamin oleh undang-undang, bahkan itu adalah hak asasi dari tiap pasien," kata Wakil Sekretaris Umum DPP FPI Aziz Yanuar kepada wartawan di Rumah Sakit UMMI Kota Bogor, Sabtu (28/11/2020).

Menko Polhukam menyebut MER-C tidak memiliki laboratorium dan kewenangan untuk tes COVID-19. Lalu di manakah spesimen Habib Rizieq diperiksa? Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "11 Provinsi Indonesia dengan Jumlah Tes Corona Lampaui Target WHO"
[Gambas:Video 20detik]