Jumat, 04 Des 2020 16:40 WIB

Atasi COVID-19 Tanpa Lockdown dan Masker, Bagaimana Nasib Negara Ini?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Old street in Stockholm with swedish flags, Sweden. Shallow DOF, focus on the first flag Swedia hadapi COVID-19 tanpa lockdown (Foto: Istock)
Jakarta -

Negara ini tak menerapkan lockdown untuk menangani pandemi COVID-19. Begitu juga dengan penggunaan masker, badan kesehatan Swedia belum menyarankan pemakaian masker kepada seluruh warganya.

"Swedia belum membutuhkan masker wajah," kata seorang pejabat tinggi kesehatan pada hari Kamis, dikutip dari Reuters.

Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperbaharui pedoman COVID-19 soal masker. Termasuk siswa di atas 12 tahun wajib selalu memakai masker, baik di dalam toko, tempat kerja, sekolah yang berventilasi buruk.

Orang yang menerima tamu saat rumah memiliki ventilasi buruk juga diharuskan memakai masker.

Namun, Badan Kesehatan Swedia bersikeras untuk menahan diri merekomendasikan masker. Badan Kesehatan Swedia berdalih soal kemungkinan keefektifannya dan ketakutan bahwa masker dapat digunakan sebagai alasan untuk tidak menjalani isolasi saat mengalami gejala COVID-19.

"Masker wajah mungkin diperlukan dalam beberapa situasi. Situasi tersebut belum muncul di Swedia, menurut dialog kami dengan wilayah (perawatan kesehatan)," jelas Anders Tegnell, kepala ahli epidemiologi Swedia, mengatakan pada konferensi pers pada hari Kamis.

"WHO menjelaskan bahwa bukti untuk masker lemah. Semua penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa jauh lebih penting menjaga jarak daripada memiliki masker wajah," katanya.

Dalam upaya untuk membendung gelombang kedua yang parah, Perdana Menteri Stefan Lofven mengumumkan pada hari Kamis bahwa sekolah menengah akan beralih ke pembelajaran jarak jauh selama sisa tahun ini.

Sementara itu, Swedia mencatat 35 kematian baru COVID-19 pada hari Kamis, sehingga total kematian seluruhnya menjadi 7.007 kasus.

Dikutip dari worldometers hingga kini kasus COVID-19 di Swedia tercatat sebanyak 272.643 kasus.

Tingkat kematian per kapita Swedia beberapa kali lebih tinggi daripada negara tetangganya di Nordik, tetapi lebih rendah dari beberapa negara Eropa yang memilih untuk lockdown.



Simak Video "Deretan Negara yang Kembali Lockdown gegara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)