Sabtu, 05 Des 2020 09:31 WIB

Ingin Punya Foto Kece Saat Gowes? Ini Tips dari Fotografernya Langsung

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Penasaran kenapa foto para pesepeda keren-keren? Ini dia sosok-sosok fotografer yang rela rebahan di jalan hingga ngumpet di semak-semak dan pembatas jalan. Cara biar tampil kece saat difoto lagi gowes. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth)
Jakarta -

Bersepeda memang seru, tapi bakal lebih menyenangkan jika kamu mengabadikannya dengan foto. Kalau dulu harus pakai ponsel sendiri, sekarang sudah banyak fotografer profesional yang menawarkan jasanya untuk memotret kamu yang tengah bersepeda.

Agar dapat foto yang kece maksimal dan paripurna, ada beberapa tips yang bisa dicoba. Intip tipsnya dari para fotografer profesional yuk!

"Kalau buat pemula, misal lo mau dapat foto yang bagus, bukan sendirian sih misal lagi sama peloton, pastikan ketika di spot melepaskan diri dulu dari kerumunan biar bisa dapet foto sendiri," kata Peksi, salah satu fotografer sport enthusiast, saat ditemui detikcom, Jumat (4/12/2020).

"Jadi kalau lo ber-10, ada tanjakan, biarin yang lain naik dulu sebentar terus lo nyusul," kelakarnya.

Bagi Peksi yang hampir setiap hari memotret pesepeda yang melewati rute Dalkotloop, juga membagikan spot-spot bagi pegowes yang ingin punya hasil foto yang keren.

"Spot foto banyak sih. Tapi yang utama, nggak jauh-jauh dari TVRI, Kuningan, Jl Dr Kusuma Atmaja, atau pas lagi nanjak di Dukuh Atas. Kalau di dukuh atas, lo sepedahan sendiri, belakang lo bundaran HI," ujarnya.

Mendapatkan momen yang pas juga sebenarnya gampang-gampang sulit. Demikian disampaikan oleh Norman, fotografer pegowes lainnya. Di spot Dukuh Atas kadang kesulitannya adalah mengambil frame yang pas.

"Ada kesulitan di lebar jalur dukuh atas. Ada rider yang bisa pas di titik kita mau framing, tapi ada juga yang kadang terlalu pinggir atau terlalu tengah jadi random aja sih. Cuma kalau Dukuh Atas itu backgroundnya HI jadi keren aja," terang Norman.

Tiap rute juga karakter foto yang dihasilkan akan berbeda. Misalnya di Kuningan dengan rute menanjak, foto yang didapatkan biasanya lebih ke pose atau bergaya bebas. Beda lagi dengan di area TVRI. Karena rutenya tanjakan dan turunan, peluang dapat foto berpose lebih sedikit.

"Kalau di TVRI ini tipikalnya sport banget. Nanjak, terus lututnya bisa nekuk. Mereka speed kencang, kita mengabadikan," ucap Peksi.

Mendokumentasikan dan dapat foto keren boleh-boleh saja, tapi jangan lupakan keselamatan berkendara ya!



Simak Video "Pesan Buat Pegowes Pemula dari dr. Falla Adinda"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)