Rabu, 16 Des 2020 07:34 WIB

Rusia Daftarkan Vaksin COVID-19 Sputnik V ke BPOM RI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19 Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch)
Jakarta -

Pemerintah Rusia menyebut telah mendaftarkan vaksin COVID-19 Sputnik V ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI (BPOM). Kerjasama ini diharapkan bisa mempercepat berakhirnya pandemi Corona.

"Saya ingin menegaskan kembali bahwa Rusia siap bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam aspek ini (pengadaan vaksin). Vaksin Sputnik V saat ini sedang dalam proses registrasi di BPOM Indonesia dan Badan Kesehatan Dunia (WHO)," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva dalam siaran pers Kedubes Rusia seperti yang dilihat detikcom, Rabu (16/12/2020).

Vorobieva mengatakan vaksin Sputnik V saat ini sedang dalam tahap penyelesaian uji klinis tahap ketiga. Pemerintahan Presiden Vladimir Putin berharap, kata dia, agar vaksin Sputnik V dapat digunakan negara mitra Rusia untuk menangani COVID-19, termasuk di Indonesia.

Saya ingin menegaskan kembali bahwa Rusia siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia," tutur Dubes Vorobieva.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan Rusia, pusat penelitian Gamaleya, dan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) mengatakan vaksin Sputnik V memiliki kemanjuran 95 persen melawan infeksi Corona

Pada April 2020 lalu, Presiden Joko Widodo melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas soal peningkatan kerja sama dalam menangani pandemi virus Corona, salah satunya meningkatkan kontak antara kementerian kesehatan kedua negara

Vaksin Sputnik V sendiri telah didaftarkan di beberapa negara seperti Brazil, India, dan Belarus. Rusia dikabarkan juga telah menyiapkan fasilitas produksi vaksin itu sebesar 500 juta dosis per tahun.



Simak Video "Rusia Tawarkan Vaksin Sputnik V Murah ke Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)