Minggu, 27 Des 2020 05:50 WIB

Tes PCR Vs Rapid Test Antigen, Mana yang Lebih Akurat Mendeteksi COVID-19?

Siti Fatimah - detikHealth
Polda Metro Jaya mengadakan rapid test antigen dalam Operasi Lilin Jaya 2020. Rapid test antigen itu berlangsung di rest area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek. Perbedaan tes PCR dengan rapid test antigen (Foto: Agung Pambudhy)

Jika dibandingkan, akurasi tes PCR tetap lebih baik daripada tes antigen. Hal ini yang menjadikan tes PCR menjadi gold standar dalam menentukan apakah seseorang tersebut positif COVID-19 maupun negatif.

"Akurasi PCR bisa sampai 95 persen, sedangkan antigen ini akan ada miss 10-15 persen," tambah Basti.

Lantas, mengapa pemerintah mewajibkan tes antigen untuk masyarakat yang akan bepergian? Basti mengatakan, ada beberapa pertimbangan jika dilihat dari sisi keterjangkauan dan efisiensi pengujian.

Dia menuturkan, belum semua daerah ataupun masyarakat bisa mendapatkan akses tes PCR. Pengujian sampel PCR juga belum merata bisa dilakukan di semua laboratorium. Pengujian sampel memerlukan laboratorium khusus dan fasilitas yang lengkap serta tenaga ahli.

"Lab sendiri punya kapasitas maksimal pemeriksaan. Jika banyak, hasilnya bisa keluar 2-3 hari," kata Basti.

Selain itu, antigen relatif lebih mudah pemeriksaannya. Pengujian relatif tidak membutuhkan sarana prasarana yang lengkap walau tetap memerlukan persyaratan yang wajib dipenuhi. Sampel bisa diuji di tempat terbuka tanpa harus dikerjakan di dalam laboratorium.

"Hasil dari tes antigen juga terbilang cepat, bergantung pada reagennya. Hal ini yang menjadikan tes ini relatif lebih mudah diakses banyak orang," ujarnya.

Walau terbilang lebih mudah, pihaknya tetap menyarankan bahwa tes PCR merupakan upaya terbaik jika dilihat dari tingkat akurasinya. Walaupun begitu, Basti merasa lebih baik ada pengetesan daripada tidak sama sekali.

"Tes antigen masih lebih baik daripada orang tidak periksa sama sekali terus melakukan perjalanan. Itu yang lebih bahaya," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Hasil Tes PCR Pembanding Berbeda, Mana yang Diakui?"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)