Selasa, 29 Des 2020 14:15 WIB

Rekam Jejak Terawan Agus Putranto Tangani COVID-19 di Indonesia

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Menkes Terawan Agus Putranto Terawan Agus Putranto. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Sore ini, Selasa (29/12/2020), Terawan Agus Putranto dijadwalkan untuk secara resmi menyerahkan jabatan menteri kesehatan ke Budi Gunadi Sadikin. Budi telah dilantik Presiden Jokowi sebagai menteri kesehatan pada Selasa (22/12/2020) lalu.

Selama menjabat sebagai menteri kesehatan, Terawan dihadapkan pada pandemi virus Corona COVID-19. Pandemi yang saat itu diyakini bermula dari Wuhan, China tersebut merebak ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Dirangkum detikcom, berikut rekam jejak pandemi Corona di tangan Terawan.

Tepis prediksi virus Corona sudah masuk ke Indonesia

Bulan Februari 2020, Terawan menepis riset dari Universitas Harvard yang memprediksi seharusnya virus Corona sudah masuk ke Indonesia. Ia menegaskan pemerintah tidak menutup informasi mengenai ada atau tidaknya virus tersebut di Indonesia.

"Ya Harvard suruh ke sini lah. Saya buka pintunya untuk melihat. Jadi kami tidak ada yang ditutupi," kata Terawan di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/2/2020).

Sebulan berselang, pada 2 Maret 2020 kasus pertama di Indonesia diumumkan. Sejak saat itu, penambahan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia makin pesat.

Hadapi kelangkaan alat pelindung diri

Bulan-bulan pertama virus Corona mewabah di Indonesia, sejumlah alat pelindung diri (APD), seperti masker dan hand sanitizer mengalami kelangkaan di pasaran. Harganya sempat tidak terkendali, sehingga sulit ditemukan di pasaran.

Tak hanya itu, sebagian besar rumah sakit saat itu juga sulit mendapatkan APD. Padahal APD merupakan senjata perang bagi para tenaga kesehatan dalam menghadapi COVID-19.

"Kita juga punya hak selain kewajiban peran melayani pasien, juga punya hak mendapatkan perlindungan, itu juga harus dipenuhi," ucap Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah, Senin (23/3/2020).

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan APD dapat dipenuhi oleh pemerintah, baik untuk umum maupun tenaga kesehatan.

Upaya mengendalikan laju penyebaran COVID-19 menghadapi banyak tantangan semasa Terawan menjadi menteri kesehatan. Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ramai Netizen Komentari Menkes Baru Bukanlah Seorang Dokter"
[Gambas:Video 20detik]