Rabu, 30 Des 2020 12:42 WIB

Inikah Alasan Pria Diam-diam Berbagi Link Video Syur di Grup Chat?

Zintan Prihatini - detikHealth
Young man with mobile phone and his girlfriend trying to see what he does behind him Beberapa pria diam-diam suka berbagi link video syur (Foto: Getty Images/iStockphoto/101dalmatians)
Jakarta -

Video seks selalu menjadi kontroversi. Satu sisi banyak orang menganggapnya sebagai hal yang negatif lalu mencelanya habis-habisan, tapi diam-diam ada juga yang ikut menikmati.

Ada yang menontonnya sendiri, meminta link video, atau membagikannya di grup chat Whatsapp. Diam-diam, perilaku semacam ini makin dianggap 'lazim' di kalangan tertentu.

Untuk mengungkapnya, detikcom merangkum pendapat beberapa pria yang mengaku pernah mendapatkan link video seks dari grup chat. Lantas apa kata mereka terkait hal itu?

Dihubungi Rabu (30/12/2020) pria berinisial I (22) mengaku pernah membagikan link video dan mendapatkannya di grup chat Whatsapp. Ia menyatakan hal itu wajar dilakukan banyak pria.

"Keknya hampir 90 persen cowo pernah deh (membagikan link video syur)," ujarnya.

"Kalo gua ngirimnya itu ke group chat or temen gua. Kalo ngirim sih gua ga nyampe 5x sih. Kayak 2-4 kali gitu kalo ditotal. Dan kalo gua sama temen-temen gua nganggepnya ini jokes," lanjutnya.

Dihubungi terpisah, J (23) mengatakan ia sering kali dikirimi link video seks di grup chat Whatsapp yang berisi teman terdekatnya. Meski sendiri tak ikut meneruskan untuk menontonnya, ia menganggap membagikan link tersebut merupakan candaan semata.

"Kalau yang share link ada temen, kadang sesekali nge-share link di grup. Terkadang nge-share link juga cuman buat bahan candaan doang," jelas J.

Jika beberapa pria mengaku pernah dan menganggap wajar berbagi link atau konten video syur, beberapa pria ada yang memilih untuk tidak ikut me-reshare atau bahkan menontonnya. Simak alasannya di halaman selanjutnya.

Seorang pria berinisial O (24) beberapa kali mengaku menerima tautan berisi video seks di grup chat Whatsapp. Namun tak meneruskan untuk menontonnya.

"Pernah juga tapi sekilas udah ga diterusin," ucapnya sambil tertawa.

Bahkan di sisi lain, beberapa pria mengaku risih dan menyayangkan kebiasaan itu.

W (22) menceritakan pengalamannya mendapat link video seks padahal ia sedang membahas foto lain terkait dengan aktivitas ridingnya, hal itu sedikit membuatnya kecewa.

"Kecewa karena waktu itu tuh kita lagi pada minta foto, jadi kita minta link drive dong, nah pas dikasih ternyata drive yang isinya (video seks) bukan foto," ujarnya.

Meski tak dipungkiri, ia sering menonton video seks melalui kanal yang menyediakan, W menganggap bahwa hal tersebut merupakan privasi yang tak perlu dibagikan kepada orang lain.

Pria asal Bogor berinisial (R) juga mengungkapkan hal serupa. Baginya hobi menonton video seks adalah sesuatu yang sangat pribadi dan hanya perlu dijadikan koleksi sendiri saja.



Simak Video "Merekam Video saat Hubungan Seks, Apakah Wajar?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)