Rabu, 06 Jan 2021 19:02 WIB

Jokowi Sebut Nakes RI Sudah Kelelahan, Harap Warga Kurangi Mobilitas

Firdaus Anwar - detikHealth
Presiden Jokowi menyampaikan harapannya untuk tahun 2021. Jokowi sebut nakes RI sudah kelelahan. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku memahami kondisi tenaga kesehatan di Indonesia yang terkuras karena pandemi COVID-19. Waktu dan tenaga habis untuk merawat pasien, tercermin dari tingginya bed occupancy rate (BOR) alias tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit.

Jokowi sekali lagi kembali menekankan agar seluruh warga Indonesia dapat membantu tenaga kesehatan yang kelelahan dengan mengurangi mobilitas sehari-hari. Tujuannya demi mengurangi tingkat penularan COVID-19 dan bersamaan dengan itu beban fasilitas kesehatan.

"Pandemi ini telah menguras waktu dan tenaga para tenaga kesehatan kita. Saya tahu mereka letih," tulis akun resmi Twitter Jokowi pada Rabu (6/1/2021).

"Mari kita bantu, lindungi dan jaga mereka dengan mengurangi mobilitas dalam dua minggu ini, mulai tanggal 11 Januari," lanjutnya.

Seperti diketahui pada tanggal 11 Januari pemerintah akan menetapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat. Aturan PSBB ketat ini berlaku untuk daerah yang memenuhi kriteria, seperti memiliki tingkat kematian, kasus aktif, kasus kesembuhan, dan keterisian tempat tidur yang lebih buruk dari rata-rata nasional.



Simak Video "Epidemiolog: RI Cepat Bebas Corona Asal Dipimpin Langsung Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)