Senin, 11 Jan 2021 13:23 WIB

Menkes Prediksi Ledakan Pasien Baru Corona Usai Libur Nataru, RS Cukup?

Firdaus Anwar - detikHealth
Petugas medis menyiapkan oksigen di ruang perawatan isolasi di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020). Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan ruang perawatan isolasi tambahan dengan fasilitas oksigen dan 55 tempat tidur untuk pasien Covid-19. Seluruh RS di Indonesia diminta menyiapkan ruangan untuk pasien COVID-19. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi akan ada puluhan ribu pasien baru COVID-19 usai libur natal dan tahun baru (nataru). Ia mengaku akan mempersiapkan fasilitas kesehatan untuk menghadapi gelombang kasus baru tersebut.

Menkes Budi menjelaskan saat ini sudah tersedia sekitar 15.000 tempat tidur untuk merawat pasien COVID-19. Hanya saja jumlah tersebut dianggap masih kurang karena belum memenuhi sekitar 30 persen dari total kasus aktif yang mencapai angka sekitar 120.000.

"Sekarang butuhnya 36 ribu (tempat tidur -red). Jadi dalam waktu satu bulan kita harus menambah jumlah tempat tidur untuk pasien COVID dari 15 ribu ke 36 ribu," kata Menkes Budi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (11/1/2021).

"Antisipasi puluhan ribu pasien baru yang akan masuk, saya minta tolong semua dirut rumah sakit, semua pemilik rumah sakit, tolong konversikan bed-nya yang tadinya bukan untuk COVID menjadi COVID... Secara temporer saja sambil kita bisa menghadapi lonjakan yang membutuhkan puluhan ribu bed baru," lanjutnya.

Selain soal ketersediaan tempat tidur, tenaga kesehatannya juga akan disiapkan. Menkes Budi melonggarkan aturan sehingga tenaga kesehatan, misalnya perawat, yang sudah terlatih namun belum memiliki registrasi bisa langsung bekerja.

"Itu ada sekitar 10.000 (perawat). Saya juga sekarang sedang mengkaji dengan tim IDI dan Kemenkes agar dokter-dokter juga bisa begitu. Ada sekitar 3.000 sampai 4.000 dokter yang bisa kita masukkan," pungkas Menkes Budi.



Simak Video "RS Kewalahan Hadapi 1 Juta Kasus Corona, Ini Solusi Pemerintah"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)