Senin, 11 Jan 2021 15:52 WIB

DKI-Jabar Masih Tertinggi! Ini Sebaran 8.692 Kasus Baru Corona di Indonesia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Bentuk aspirasi lawan Corona terus terbentuk di masa pandemi. Salah satunya lewat mural yang menghiasi Jalan Raya Cakung Cilincing, Jakarta Timur. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pemerintah melaporkan penambahan kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Senin (11/1/2021). Ada penambahan 8.692 kasus, sehingga total pasien terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 836.718 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 2.461 kasus, disusul Jawa Barat sebanyak 1.475 kasus dan Jawa Tengah sebanyak 1.049 kasus baru per 11 Januari.

Detail perkembangan virus Corona Senin (11/1/2021), adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 8.692 menjadi 836.718
  • Pasien sembuh bertambah 7.715 menjadi 688.739
  • Pasien meninggal bertambah 214 menjadi 24.343

Tercatat sebanyak 38.061 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 68.572.

Sebaran 8.692 kasus baru Corona di Indonesia pada Senin (11/1/2021).

  • DKI Jakarta: 2.461 kasus
  • Jawa Barat: 1.475 kasus
  • Jawa Tengah: 1.049 kasus
  • Jawa Timur: 792 kasus
  • Sulawesi Selatan: 616 kasus
  • DI Yogyakarta: 285 kasus
  • Bali: 253 kasus
  • Kalimantan Timur: 227 kasus
  • Banten: 177 kasus
  • Sulawesi Utara: 152 kasus
  • Lampung: 135 kasus
  • Kalimantan Utara: 134 kasus
  • Sulawesi Selatan: 116 kasus
  • Kalimantan Selatan: 114 kasus
  • Sumatera Utara: 95 kasus
  • Bangka Belitung: 91 kasus
  • Riau: 88 kasus
  • Maluku: 70 kasus
  • Papua: 63 kasus
  • Kalimantan Tengah: 60 kasus
  • Sumatera Selatan: 48 kasus
  • NTB: 43 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 29 kasus
  • Papua Barat: 26 kasus
  • Kepulauan Riau: 19 kasus
  • Jambi: 14 kasus
  • NTT: 12 kasus
  • Gorontalo: 11 kasus
  • Sulawesi Barat: 11 kasus
  • Aceh: 10 kasus
  • Maluku Utara: 9 kasus
  • Bengkulu: 7 kasus


Simak Video "Pfizer Uji Klinis Vaksin COVID-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)