Selasa, 12 Jan 2021 13:04 WIB

Komisi IX DPR RI Dorong Lebih Banyak RS Swasta Terima Pasien COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Anggota Komisi IX DPR RI menyebut ada RS swasta sengaja tolak pasien COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menginginkan agar lebih banyak pasien COVID-19 dirawat rumah sakit swasta. Tujuannya agar tidak ada lagi kejadian pasien harus menunggu lama atau malah terlantar karena ruang rawat penuh.

Saleh bercerita pengalamannya sendiri harus ikut mencari rumah sakit ketika ada kerabat yang terpapar COVID-19. Pada akhirnya sang kerabat meninggal setelah beberapa jam menunggu dan tidak mendapat tindakan medis yang dibutuhkan.

"Pertanyaan saya ini Pak Menteri soal rumah sakit swasta. Saya sudah katakan ada beberapa rumah sakit swasta yang enggak mau kok merawat COVID ini. Tidak mau," kata Saleh dalam rapat terbuka Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan, Selasa (12/1/2021).

"Takut kalau merawat COVID ini nanti image-nya buruk, makanya enggak mau terima. Dipindahkan ke tempat lain. Ini tolong sanksinya apa?" lanjutnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengatakan akan berusaha meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit dari 15.000 menjadi 36.000. Ia menginstruksikan seluruh rumah sakit di Indonesia agar mengalokasikan minimal 30 persen kapasitas ruang rawat untuk pasien COVID-19.



Simak Video "Update! Wisma Atlet Buka Tower Baru untuk Isolasi Pasien OTG"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)