Jumat, 15 Jan 2021 05:50 WIB

Jadi Co-Chair COVAX, Menlu Sebut Vaksin Corona Gratis Siap di Kuartal-I 2021

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Retno Marsudi Menlu Retno Marsudi (Foto: kpcpen)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terpilih menjadi Co Chair COVAX GAVI Vaccine Alliances. Seperti yang diketahui, COVAX AMC EG merupakan forum antarnegara yang terlibat dalam pengadaan dan distribusi vaksin dengan negara-negara pendonor, bagi negara AMC (Advance Market Commitment).

Termasuk Indonesia, negara AMC nantinya memperoleh vaksin Corona gratis sebesar 20 persen dari populasi total negara. Hal ini diharapkan bisa memastikan seluruh negara mendapat bagian vaksin Corona secara adil, termasuk negara berkembang.

"Terdapat sebuah confidence yang cukup tinggi bahwa negara-negara AMC (termasuk Indonesia) memperoleh vaksin sampai 20 persen penduduknya," terang Retno dalam wawancara dengan detikcom, Kamis (14/1/2021).

Kapan dan jenis vaksin Corona apa yang akan diterima dari COVAX?

Menlu menegaskan belum diketahui Indonesia akan mendapat vaksin Corona jenis apa. Hal ini baru akan dibahas dalam rapat Joint Allocation Taskforce (JAT) pertengahan Januari. Diperkirakan, vaksin Corona gratis dari COVAX siap akhir kuartal pertama 2021.

"Sekarang tampaknya perkembangan cukup bagus sehingga mereka menjanjikan kuartal kedua, sekali lagi ini dinamika ya, pada saat saya berbicara mengenai kuartal kedua, itu berarti akan sangat bergantung banyak elemen, (termasuk ketersediaan vaksin)," kata Menlu Retno.

"Tetapi sekarang mereka sudah bisa mulai bicara mengenai kuartal kedua, ini sudah sebuah kemajuan dan bukan tidak mungkin dengan proses yang terus dijalani mungkin akhir kuartal pertama sudah bisa," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut vaksin Corona gratis yang didapat Indonesia kemungkinan ada dari Moderna, Pfizer, dan AstraZeneca. Ia menyebut vaksin ini bisa digunakan lansia dan diperkirakan tersedia antara Februari dan Maret.

"Berita baiknya, mungkin itu bisa datang lebih cepat, antara di akhir Februari atau di awal Maret. Dan vaksin yang datang dari GAVI pilihannya adalah Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna yg sudah dapat persetujuan dari negara asalnya, dan ada satu lagi Novavax," jelas Menkes Budi beberapa waktu lalu.



Simak Video "Duduki Posisi Co-Chairs COVAX, Menlu Retno Jabarkan Manfaat Bagi Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)