Selasa, 19 Jan 2021 11:06 WIB

Hoax Kasdim Gresik Meninggal Akibat Vaksin COVID-19, Ini Penjelasannya!

Firdaus Anwar - detikHealth
Hoax Danramil meninggal karena vaksin Beredar kabar hoax Kasdim Gresik meninggal akibat vaksin COVID-19. (Foto: viral)
Jakarta -

Beredar kabar viral Kasdim Gresik meninggal akibat vaksin COVID-19 yang belakangan dipastikan cuma hoax. Ia disebut menjadi korban vaksin Sinovac di Indonesia.

"Vaksin pertama, Kasdim 0817 Gresik, Mayor Sugeng Riyadi. tadi malam Dan ramil kebumas gresik meninggal akibat siangnya disuntik vaksin...pagi ini proses pemakaman...hati2 bahaya vaksin ini nyata," tulis pesan yang beredar di WhatsApp.

Tim Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) memberi penjelasan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoax. Kasdim 0817 Gresik, Mayor Inf Sugeng Riyadi, sampai saat ini dalam kondisi sehat.

"Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi masih dalam keadaan sehat walafiat per Minggu 17 Januari 2021. Sugeng menjadi salah satu dari 7 orang yang mendapatkan vaksin perdana di Gresik," tulis klarifikasi yang dikutip dari Kominfo, Selasa (19/1/2021).

Dijelaskan foto yang beredar dalam pesan juga keliru. Pria yang ada di dalam foto adalah Danramil Kebomas, Mayor Kav Gatot Supriyono.

"Faktanya Danramil Kebomas, Mayor Kav Gatot Supriyono meninggal dunia dengan indikasi serangan jantung dan belum pernah divaksin. Mayor Kav Gatot Supriyono melaksanakan rapid antigen di Poskes Gresik pada hari Kamis, 14 Januari 2021, dengan hasil negatif," lanjut keterangan dari KPCPEN.

Dalam situs resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dijelaskan bahwa vaksin COVID-19 Sinovac sudah cukup memiliki bukti keamanan dan khasiatnya. Bukti tersebut didapat dari laporan uji klinis tahap awal sampai fase tiga yang sudah berjalan minimal tiga bulan setelah penyuntikkan dosis kedua.

Efek samping dari vaksin COVID-19 Sinovac ini hanya keluhan yang dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak mengancam nyawa.

"Hasil evaluasi menunjukkan Coronavac aman dengan kejadian efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang, yaitu efek samping lokal berupa nyeri, indurasi (iritasi), kemerahan, dan pembengkakan. Selain itu terdapat efek samping sistemik berupa myalgia (nyeri otot), fatigue (lelah), dan demam," kata Kepala BPOM Penny K. Lukito beberapa waktu lalu.



Simak Video "10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tahap 5 Tiba di Soetta"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)