Selasa, 19 Jan 2021 12:30 WIB

Suami-Istri Meninggal Kena Corona Selang 13 Hari, Cerita di Baliknya Bikin Haru

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Suami istri meninggal karena Corona selang 13 hari, cerita di baliknya bikin haru. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Kisah pilu datang dari seorang istri yang merawat suami positif COVID-19. Pasalnya, sang suami tak berhasil bertahan dan dirinya pun meninggal akibat COVID-19 tak lama usai mengurus persyaratan pemakaman suami.

Adalah Natal Gail, wanita yang sebelumnya dirawat dalam satu rumah sakit yang sama bersama suaminya di Prince Charles, Merthyr Tydfill, tetapi berbeda ruangan. Ia pun sebenarnya dalam kondisi cukup buruk karena virus Corona namun menolak untuk melanjutkan perawatan intensif.

Wanita ini lebih memilih memantau kondisi sang suami, John berusia 62 tahun, yang kala itu harus menggunakan alat bantu napas. Dalam kondisi yang tak kunjung membaik, dokter pun akhirnya membuat keputusan terburuk.

Ventilator yang dipakai John dilepas dokter usai berhari-hari kondisi kritisnya tak kunjung ada perubahan positif. Sang istri, Gail, berada di samping tempat tidur John saat dokter memutuskan hal tersebut.

Pilunya, Natal Gail yang masih dalam kondisi buruk karena Corona, masih sempat mengatur pemakaman John sambil melawan COVID-19 yang diidapnya. Tiga belas hari usai sang suami meninggalkannya, ia pun meninggal dunia karena COVID-19.

Banyak yang menyoroti cerita pilu pasangan suami istri ini, sebagian dari mereka menganggap perjuangan keduanya menunjukkan cinta sejati.

Kerabat Natal Gail menuturkan, kondisi Gail sebelum meninggal sudah semakin parah, ditambah lagi dirinya disebut mengidap asma dan menolak dipindahkan ke ICU.

"Saya baru saja mendengar kalau dia sangat merindukan John dan berpikir 'Cukup sudah, saya ingin pergi'," cerita kerabatnya, Brecon, dikutip dari Daily Mail.

"Pada hari dia meninggal, Gail meminta salah satu perawat untuk menelepon saya dan saudara laki-lakinya untuk mengatakan bahwa, meskipun dia berjuang untuk mendapatkan cukup oksigen untuk menopang dirinya sendiri, dia menolak perawatan intensif," lanjut Brecon

"Mungkin dia tidak ingin mengalami hal yang sama seperti yang dilalui suaminya. Sangat menyedihkan," katanya.



Simak Video "Studi Inggris: Antibodi Bisa Bertahan 6 Bulan Pasca Terinfeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)