Rabu, 20 Jan 2021 10:35 WIB

Selain Indonesia, Ini 4 Negara yang Pilih Pakai Vaksin Corona dari China

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Foto: iStock
Jakarta -

Selain Indonesia, beberapa negara memilih memulai vaksinasi COVID-19 massal menggunakan vaksin Corona buatan Sinovac dan Sinopharm dari China. Termasuk negara Eropa, Serbia, yang baru-baru ini menggunakan vaksin Corona China dari Sinopharm.

Dikutip dari Reuters, ratusan anggota militer Serbia hari Selasa menerima vaksin Corona China di sebuah ruang pameran di Beograd. Selain Serbia, berikut daftar negara yang menerima vaksin Corona China.

1. Brasil

Brasil memberikan persetujuan darurat penggunaan vaksin Corona Sinovac pada Minggu (17/1/2021) dengan efikasi yang didapatkan sebanyak 50,4 persen, berdasarkan hasil uji coba pada lebih dari 12 ribu relawan.

Sebelumnya, uji klinis vaksin Sinovac di Brasil sempat disorot perhatian publik karena data yang dinilai tak trasparan. Sebab, sebelumnya efikasi vaksin Corona yang didapatkan sebanyak 78 persen.

Namun, pihak otoritas Brasil setempat menyebut angka efikasi general yang kemudian merosot menjadi 50,4 persen karena melibatkan kasus COVID-19 bergejala ringan. Selain itu relawan yang mengikuti uji klinis di Brasil mencakup tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terpapar Corona.

2. China

China menjadi negara pertama yang menyetujui penggunaan darurat vaksin Corona Sinovac. Tepatnya pada Juni 2020, vaksin Corona Sinovac di negaranya diberikan bagi para tenaga kesehatanm diplomat, hingga pegawai setempat.

Beberapa wilayah di China juga sudah menawarkan pemberian vaksin Corona Sinovac pada beberapa penduduknya. Mereka yang ingin mendapat vaksin Corona Sinovac lebih dulu, harus membayar hingga US $ 59 untuk dua kali suntikan atau dua dosis.

3. Turki

Menyusul Brasil, otoritas kesehatan Turki menyetujui penggunaan darurat vaksin Corona Sinovac pada Rabu (13/1/2021). Mereka mengacu pada data interim uji klinis fase ketiga vaksin Corona Sinovac di sana, didapatkan efikasi cukup tinggi dan mencapai 91,25 persen.

Dikutip dari Reuters, peneliti uji vaksin Sinovac di Turki menyebut tak ada efek samping serius yang ditemukan, selain yang umum dialami seperti demam hingga sedikit kekelahan.

Uji coba vaksin Sinovac yang cukup tinggi di Turki didapatkan dari uji klinis fase 3 yang melibatkan 7.371 relawan.

Ada 40 orang yang terinfeksi COVID-19, 26 di antaranya diberi plasebo, sementara sisanya menerima vaksin Corona Sinovac.

"Kami sekarang yakin bahwa vaksin itu efektif dan aman (untuk digunakan) pada orang-orang Turki," kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca.

4. Serbia

Dikutip dari Reuters, pekan lalu Serbia menerima vaksin Corona dari China, Sinopharm sebanyak satu juta dosis. Serbia menjadi negara pertama di Eropa yang memulai program vaksinasi massal memakai vaksin Corona asal China.

Serbia memprioritaskan pekerja penting seperti petugas polisi, guru, dan tentara. Menteri Pertahanan Nebojsa Stefanovic mengatakan lebih dari 700 anggota militer, termasuk dirinya telah menerima vaksin Corona China.

"Saya telah menerima vaksin Corona China yang kami percayai sepenuhnya. Saya telah mengatakan saya akan mendapatkan vaksin yang sama dengan pasukan kami," kata Stefanovic kepada wartawan.



Simak Video "Benarkah Usai Vaksinasi Masyarakat Bisa Hidup Normal Tanpa Masker?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)