Kamis, 21 Jan 2021 21:00 WIB

Doa untuk Orang Sakit, Arab, Latin, dan Artinya

Tim detikcom - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Foto: iStock/Doa untuk Orang Sakit, Arab, Latin, dan Artinya
Jakarta -

Seorang muslim dianjurkan untuk menjenguk dan mendoakan orang yang sakit seperti contoh Rasulullah.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang menjenguk orang sakit, maka (malaikat) dari langit memanggil, 'berbahagialah kamu dan sungguh baik langkahmu dan engkau menempati sebuah rumah di surga." (HR Ibnu Majah).

Adab menjenguk orang yang sakit dan etikanya

Dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq oleh Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi, disebutkan disukai bagi orang yang menjenguk untuk mendoakan orang yang sakit.

Selain itu menasihatinya untuk sabar, bertahan, mengatakan perkataan-perkataan yang baik dan menentramkan jiwa, serta menguatkan ruhnya.

Apabila menjenguk orang sakit, Rasulullah berkata, "Laa ba'sa thohurun insyaAllah." (Tidak ada apa-apa, sakit ini akan menjadi pembersih (dosa-dosa dengan izin Allah)). (HR Bukhari).

Adab menjenguk orang sakit lainnya yakni lebih disukai untuk mempersingkat kunjungan sebisa mungkin sehingga tidak memberatkan yang sakit. Kecuali kalau dia yang menginginkan agar si penjenguk berada lebih lama.

Orang Sakit Dilarang Tinggal di Antara Orang Sehat

Barangsiapa yang terkena penyakit menular maka dia tidak boleh tinggal di antara orang-orang yang sehat dan tidak berdekatan dengan mereka.

"Janganlah orang sakit masuk kepada orang sehat." (HR Bukhari dan Muslim).

Dilarang Keluar dari Wilayah Wabah atau Keluar darinya

Rasulullah melarang kaum muslim keluar dari wilayah yang terkena wabah penyakit atau masuk ke wilayah yang terkena wabah.

Sebab hal itu akan menyebabkan dia ikut terkena bencana dan agar wabah penyakit itu terisolasi di wilayah terbatas dan mencegah tersebarnya wabah tersebut. Hal ini termasuk tindakan preventif medis.

Diriwayatkan Usamah bin Zaid bahwa Nabi menyebutkan wabah penyakit dan bersabda, "Itu adalah sisa dari siksa yang pernah dikirim kepada segolongan Bani Israil. Maka jika turun wabah itu di suatu wilayah dan kalian di dalamnya maka jangan kalian keluar darinya. Dan jika terjadi wabah di suatu wilayah dan kalian tidak di sana, maka jangan kalian masuk ke wilayah itu." (HR Bukhari dan Muslim).


Dikutip dari Kumpulan Doa Sehari-hari Subdit Publikasi Dakwah dan HBI Direktorat Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, berikut doa untuk orang sakit.

Doa untuk Orang Sakit


اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allaahumma rabban naasi, adzhibil ba'sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa'an lā yughaadiru saqaman.

Artinya: "Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah penyembuh. Tidak ada penawar selain dari penawar-Mu, penawar yang menghabiskan sakit dan penyakit."

Doa tersebut dibaca 3 kali. Kemudian menyapukannya kepada badan orang sakit dengan tangan kanan atau ketika kita menyapu badan orang sakit. Hal ini dilakukan Rasulullah SAW ketua salah seorang keluarganya sakit. (HR Al Bukhari dan Muslim).

Namun saat lagi pandemi COVID-19, tidak usah menyapu kepada badan orang sakit.



Simak Video "Studi Inggris: Antibodi Bisa Bertahan 6 Bulan Pasca Terinfeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)