Minggu, 24 Jan 2021 23:00 WIB

Varian Baru Corona Ditemukan di Brasil, Seberapa Bahaya?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Mutasi virus corona yang membingungkan para ilmuwan Ilustrasi varian baru Corona. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Peneliti mengungkapkan sebagian peningkatan kasus di Kota Manaus, Amazon, Brasil, disebabkan karena adanya varian baru Corona. Varian baru ini meningkatkan kekhawatiran lebih besar terhadap risiko penularannya.

Untuk membuktikannya, tim peneliti yang dipimpin oleh ahli imunologi Ester Sabino mengumpulkan data genom dari tes Corona di Manaus. Hasilnya menunjukkan bahwa 42 persen kasus terinfeksi varian baru Corona yang memiliki mutasi mirip dengan varian Inggris dan Afrika Selatan.

"Ini frekuensi yang muncul di data kami pada bulan Desember. Kami menyelesaikan pada Januari dan jumlahnya meningkat," kata Sabino yang dikutip dari Reuters, Minggu (24/1/2021).

Dalam studi yang dipublikasi dalam forum Virological.org, ia mengatakan bahwa sangat mungkin varian baru Corona yang ditemukan di Brasil ini bisa lebih menular dibandingkan strain dominan yang ada saat ini. Meskipun itu belum terbukti berpengaruh pada varian lain.

Kota Manaus ini menolak untuk menerapkan lockdown dan menjaga jarak sosial. Meski begitu, peneliti yakin lonjakan kasus ini juga diperburuk oleh varian baru Corona.

Varian ini pertama kali terdeteksi pada dua minggu lalu di Jepang, setelah empat orang melakukan perjalanan dari Manaus.

"Semuanya menunjukkan bahwa varian ini berada di balik cara pandemi berkembang di Manaus," ujar Sabino.

Melihat ini, Sabino juga mendesak otoritas kesehatan di Brasil untuk memperkuat pengawasan terhadap wabah virus Corona di Manus dan wilayah sekitarnya, serta seluruh Brasil.

Varian baru Corona yang diidentifikasi sebagai P.1 ini memiliki mutasi N501Y dan E484K. Varian ini terdeteksi di 13 dari 31 sampel uji PCR positif yang dikumpulkan di Manaus, antara tanggal 15-25 Desember 2020.

Sebelumnya, varian tersebut tidak terdeteksi pada sampel yang diambil di bulan Maret hingga November. Ini membuktikan seberapa cepat varian baru Corona ini muncul dan bereproduksi.

Mengingat kemungkinan bentuk varian baru Corona yang lebih menular, tim peneliti meminta otoritas penerbangan sipil untuk meningkatkan pemantauan para penumpang di bandara utama yang datang dari Manaus, Amazon, Brasil.



Simak Video "Varian Baru Corona Muncul, Warga Diharapkan Tetap Terapkan 3M"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)