Kamis, 28 Jan 2021 10:20 WIB

Diwajibkan Punya oleh WHO, Kenali Fakta-fakta Pulse Oximeter

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Oxygen saturation and heart rate measurement monitor. Fakta-fakta oximeter. (Foto: Getty Images/iStockphoto/mkToy)
Topik Hangat Wajib Punya Oximeter!

Dikutip dari Jurnal Anesthesiology terkait Types Pulse Oximeter Accurately Detect Happy Hypoxia, menunjukkan semua alat oximeter sebenarnya bisa bekerja dengan baik. Namun, ada kondisi yang membuat hasil menjadi tak akurat, seperti salah satunya pergerakan.

"Semua oximeter bisa mendeteksi hipoksia tetapi gerakan berlebihan bisa menurunkan kinerja," sebut peneliti dalam jurnal tersebut.

1. Pewarna kuku

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan oximeter seperti hindari menggunakan pewarna kuku, hal ini dapat mempengaruhi efektivitas kerja pulse oximeter.

Warna dari cat kuku dapat menyerap cahaya yang dipancarkan oleh oximeter sehingga mengganggu pendeteksian kadar oksigen dalam darah.

2. Pergerakan

Usai oximeter dipasang di jari, jangan banyak pergerakan. Sebab, hal itu bisa berpengaruh pada akurasi hasil.

Bentuk gelombang dari hasil deteksi akan cenderung tidak menentu dan tidak terdeteksi dengan baik. Sebisa mungkin minimalkan gerakan pada tubuh khususnya jari.

3. Cahaya berlebihan

Cahaya berlebihan saat menggunakan oximeter bisa membuat hasil menjadi tak akurat. Sebaiknya saat menggunakan pulse oximeter, tidak terpapar cahaya terang secara langsung, agar dapat bekerja secara baik.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "WHO Sarankan Pulse Oximeter untuk Pasien Covid-19 di Rumah"
[Gambas:Video 20detik]

(naf/up)
Topik Hangat Wajib Punya Oximeter!