Sabtu, 30 Jan 2021 06:55 WIB

Dokter Ungkap Alasan Mau Divaksin Meski Tak Dijamin Akan Kebal COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas medis memberikan vaksin Sinovac kepada Tenaga Kesehatan Puskesamas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/1). Pada hari pertama pemberian vaksin Sinovac, terdapat 11 orang tenaga kesehatan yang disuntik vaksin di Puskesma Kecamatan Cilincing. Virus Corona COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Topik Hangat Siap Divaksin!

Akhirnya banyak pasien yang harus mengantre karena UGD penuh. Ironisnya, dr Vito mengatakan banyak pasien komorbid yang bahkan tak bisa masuk RS karena kapasitas sudah tak memadai.

"Ini cerita nyata pasien akhirnya diperiksa di mobilnya sendiri, pasien diperiksa di depan meja sekuriti di luar UGD, itu pun (nakes) sampai dimarah-marahi pasien karena dianggap lama memberikan pelayanan berjam jam menunggu," jelas dr Vito.

"Mereka harus paham bahwa memang sudah separah itu kondisinya dan begitu rupa totalitas nakes. Vaksin diharapkan mengurangi kejadian seperti ini," sambungnya.

Adanya vaksinasi, diharapkan bisa mengurangi kejadian serupa. Vaksinasi tak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, program ini juga diharapkan mampu membantu rumah sakit agar tak jatuh dan kolaps akibat COVID-19.

"Setelah vaksin diharapkan makin berkurang orang yang sakit berat dan butuh perawatan di RS sehingga sumber daya RS bisa untuk merawat orang orang sakit lainnya".

Meski sudah divaksinasi, bukan berarti protokol kesehatan diabaikan, Upaya pencegahan 3M tetap perlu diterapkan seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]

(kna/up)
Topik Hangat Siap Divaksin!