Selasa, 02 Feb 2021 19:16 WIB

Keterisian Turun, Wisma Atlet Kemayoran Terima Pasien Tanpa Gejala Lagi?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (28/1/2021). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memberi kesempatan atau mengizinkan semua rumah sakit di Indonesia termasuk rumah sakit swasta jika memiliki fasilitas penanganan COVID-19 untuk memberikan layanan kepada pasien COVID-19 dengan tata cara penanganan sesuai SOP yang berlaku. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp. Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Tingkat keterisian Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet mengalami penurunan dari pekan sebelumnya. Dilaporkan saat ini, Senin (2/2/2021), jumlah keterisiannya turun menjadi 58,49 persen.

"Kalau kita lihat minggu lalu, bahkan pernah 80 persen kemudian turun 77 persen. Kemarin datanya 58,7 persen dan laporan pagi tadi adalah 58,49 persen," kata Koordinator RS Darurat Wisma Atlet, Mayor Jenderal TNI dr Tugas Ratmono, SpS, dalam siaran pers di kanal Youtube BNPB, Selasa (2/2/2021).

Dijelaskan dr Tugas, sebagian besar pasien COVID-19 di Wisma Atlet sudah dipulangkan karena telah memenuhi syarat sembuh sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan RI, yakni apabila pasien tidak mengalami gejala selama 3 hari berturut-turut.

Meski jumlah keterisiannya sudah menurun, namun RSD Wisma Atlet di Kemayoran masih belum bisa menerima kembali pasien COVID-19 tanpa gejala seperti dahulu.

"Untuk saat ini memang di Wisma Atlet Kemayoran adalah yang ringan dan sedang bahkan kita merawat yang berat untuk dipersiapkan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan COVID di DKI Jakarta," jelasnya.

Meski begitu, dr Tugas mengatakan pasien tanpa gejala nantinya akan tetap dirawat di tower 8 dan 9 Wisma Atlet di Pademangan. Pasalnya, ini untuk mengurangi beban kerja tenaga kesehatan agar mereka tidak stres.

"Saya kira ini suatu penyiapan yang menurut kami, di sana juga betul-betul bisa memberikan pelayanan yang baik antara tidak gejala dan yang bergejala," ucap dr Tugas.

"Kemudian juga memberikan kenyamanan kepada para tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit Darurat COVID-19 ini dengan memberikan relaksasi di sana, sesuai dengan aturan-aturan kerja shift yang sudah kita terapkan," tuturnya.



Simak Video "Mengharukan, 1.500 Nakes dan Pasien Wisma Atlet Mainkan Angklung 'Gugur Bunga'"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/fds)